Informasi dan Tips – informasitips.com

Kehamilan bulan ke-10 (Menjelang Persalinan)

Kita sudah melihat bagaimana perkembangan kehamilan bulan demi bulan di artikel-artikel saya sebelumnya. Informasi yang disajikan dalam artikel kehamilan bulan kesepuluh ini merupakan pembahasan terakhir perkembangan kehamilan, sebelum persalinan.

Minggu ke-37
Minggu ini adalah minggu terakhir prematuritas. Ia juga tidak membutuhkan bantuan pernafasan jika lahir pada minggu ini. Paru-parunya sudah berkembang baik dan matang. Karena perut yang semakin membesar dan meregang, timbul gatal-gatal pada kulit, untuk meringankan gejala, gunakanlah krim atau bodylotion. Minggu ini janin Anda bobotnya 2950 gram, dan panjangnya 48 cm diukur dari kepala ke kaki.

Minggu ke-38
Bagaimana aku tahu, kapan tibanya persalinan?” Minggu-minggu terakhir kehamilan kadang membingungkan ibu terutama yang baru pernah hamil, karena kontraksi makin kerap muncul. Ada setidaknya 3 macam kontraksi pada akhir-akhir kehamilan. Kontraksi yang menyebabkan turunnya kepala janin terjadi pada2-4 minggu sebelum persalinan. Kemudian kontraksi akan semakin sering, tidak teratur, bisa timbul mulas ataupun tidak, menyebabkan perut terasa mengeras lalu kembali relax, ini disebut kontraksi Braxton Hicks. Jika kontraksi ini muncul, ibu tidak perlu buru-buru ke rumah sakit, karena kontraksi tersebut bukan termasuk tanda akan dimulainya persalinan. Jika rasa mulas teratur, terjadi semakin sering (misalnya tiap sepuluh menit), inilah kontraksi yang “asli”, kontraksi yang menyebabkan pembukaan serviks dan persalinan.

Ada juga beberapa tanda yang terjadi sebelum “hari H” (persalinan):
• Wanita hamil menjadi tidak sabar, tidak dapat tenang dan tidak dapat berkonsentrasi
• Beberapa wanita mengalami diare ringan
• Pertambahan berat badan berhenti, bahkan beberapa wanita mengalami penurunan berat badan ringan.
• Beberapa hari sampai beberapa minggu timbul tanda-tanda menjelang persalinan. Lendir keluar dari v*g*n*, kadang disertai sedikit darah, namun tidak ada mulas dan pembukaan serviks. Jika yang keluar adalah darah segar, maka ibu harus segera ke dokter, karena bisa saja perdarahan tadi akibat lepasnya plasenta, namun bisa juga merupakan tanda segeranya persalinan dimulai.

USG kehamilan minggu 38

USG kehamilan minggu 38

Janin Anda sekarang panjangnya 49 cm dan bobotnya 3100 gram. Jika ia lahir minggu ini, bayi tidak disebut prematur. Pada minggu-minggu terakhir ini, dokter akan memeriksa dengan USG khususnya plasenta dan air ketuban.



Minggu ke-39
Jika selaput ketuban Anda sudah pecah, segeralah ke rumah sakit, walaupun belum ada kontraksi. Kira-kira satu liter air ketuban bisa keluar, jika selaput ketuban pecah. Keluarnya air ketuban tidak dapat ditahan seperti saat mengeluarkan urin. Keluarnya bisa setetes-setetes atau menyembur. Janin kini panjangnya 50 cm dan beratnya 3250 gram. Rambut-rambut kecil di badannya telah menghilang, kecuali sedikit di bagian telinga, dahi dan punggung, yang akan menghilang setelah ia berumur 1 bulan.

Minggu ke-40
Rajinlah bangun pagi, nikmati udara segar sambil berjalan kaki. Anda juga harus lebih santai dan tenang, untuk menyimpan energi saat persalinan nanti. Trimester ketiga berakhir pada minggu ini. Namun normal saja bila persalinan dimulai setelah 2 minggu selanjutnya atau 2 minggu sebelumnya. Tidaklah suatu keharusan pada minggu ini dilakukan induksi, jika keadaan janin baik. Dokter akan melakukan pemeriksaan plasenta, jumlah air ketuban, jantung janin dan gerak janin. Plasenta yang mengalami pengapuran, tidak dapat membawa oksigen cukup untuk janin, sehingga dokter akan memutuskan, apakah persalinan harus diinduksi atau tidak. Kini berat janin Anda sekitar 3400 gram dan panjangnya 51 cm. Pengukuran panjang dan berat badan janin dengan USG kini semakin tidak akurat, karena janin tidak dapat sepenuhnya tertangkap pencitraan USG, janin sudah besar. Kini usia janin Anda 38 minggu.

USG 3D kehamilan minggu 40

Saat persalinan berlangsung, rahim Anda berkontraksi untuk menekan janin ke bawah. Tekanan ini membuat leher rahim membuka. Sempitnya jalan lahir juga membuat kaki dan tangannya merapat ke badan. Tiap kontraksi akan memijat janin sedikit demi sedikit terdorong ke bawah. Janin Anda tidak pasif, ia juga bergerak menggerakkan kepalanya supaya “muat” saat melewati panggul Anda dan juga kakinya ikut mendorong-dorong. Saat seluruh bagian janin lahir, ia menarik nafas pertamanya, seiring dengan tangisan pertama janin, paru-paru yang tadinya kolaps, mengembang.

Minggu ke-41
Mulai minggu ini, kehamilan Anda dinyatakan posterm jika ia belum juga lahir. Namun kehamilan lewat waktu sampai 2 minggu kedepan masih dalam batasan normal jika keadaan janin baik. Kehamilan akan dipantau untuk memastikan ibu dan janin dalam keadaan baik. Untuk itu dilakukan pemeriksaan setiap 2 hari sekali, sampai 10 hari kedepan, lalu selanjutnya pemeriksaan dilakukan setiap hari sampai hari ke-14 posterm. Sampai akhir minggu ke-42 akan diputuskan apakah persalinan akan diinduksi atau dilakukan operasi Caesar.

Minggu ke-42
Pada minggu ini, jika si janin masih betah di dalam rahim ibu, maka akan diputuskan oleh dokter, kapan akan dilakukan induksi atau operasi Caesar. Pada induksi persalinan, cara-cara di bawah ini mungkin di lakukan pada Anda:

  • Pemecahan selaput ketuban
    Jika leher rahim melunak dan sedikit membuka, dapat dilakukan pemecahan ketuban untuk menginduksi kontraksi. Jika kontraksi yang baik tidak terjadi, maka akan dilakukan pemberian obat-obatan agar selambat-lambatnya janin dapat dilahirkan dalam 24 jam setelah selaput ketuban dipecahkan.
  • Pemberian prostaglandin
    Obat ini ada dalam bentuk gel, tablet, atau supositoria (dimasukkan ke dalam v*g*n*). Beberapa ibu hamil tidak bereaksi terhadap obat ini, beberapa yang lainnya mengalami kontraksi dalam 2-3 jam dan persalinan.
  • Pemberian oksitosin
    Jika leher rahim telah sedikit membuka, namun belum terjadi kontraksi yang baik, maka dokter mencoba memberikan infus oksitosin untuk menginduksi persalinan. Hormon ini menyebabkan rahim berkontraksi.

Jika induksi tidak berhasil dalam 48 jam, maka induksi harus dihentikan sementara atau dilakukan operasi Caesar.
Berakhir sudah pembahasan lengkap artikel perkembangan kehamilan dari bulan pertama hingga terakhir. Semoga bisa menambah pengetahuan Anda.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: