Informasi dan Tips – informasitips.com

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Telur Puyuh

informasitips.com – Siapa yang tidak kenal dengan telur yang berukuran mini namun sangat lezat saat disantap? Yah, telur puyuh memang dikenal di seantero Indonesia, bahkan dunia. Telur yang berasal dari burung puyuh ini sangat cocok untuk dijadikan semur, samal goreng, capcay, dan berbagai hidangan lain. Tentunya, hidangan dengan telur puyuh akan membuat lidah tak mau henti bergoyang.

Selain lezat di lidah, ternyata telur mini ini juga baik untuk kesehatan. Kandungan gizinya yang beraneka ragam dapat mendukung metabolisme tubuh. Apa saja komposisi telur puyuh yang bermanfaat untuk tubuh?

Kandungan Gizi Telur Puyuh Tiap 100 g

  • Energi = 168 kkal
  • Selenium = 32,0 mg
  • Protein = 13,1 g
  • Thiamin = 0,069 mg
  • Lemak = 11,1 g
  • Riboflavin = 0,478 mg
  • Karbohidrat = 1,0 g
  • Niasin = 0,07 mg
  • Kalsium = 64 mg
  • Asam Phantothenat = 1,438 mg
  • Besi = 3,65 mg
  • Vitamin B6 = 0,143 mg
  • Magnesium = 13 mg
  • Kolin = 263,4 mg
  • Fosfor = 226 mg
  • Vitamin B12 = 1,58 mkg
  • Kalium = 132 mg
  • Vitamin A = 543 IU
  • Natrium = 141 mg
  • Vitamin E = 1,08 mg
  • Seng = 1,47 mg
  • Vitamin K = 0,3 mkg
  • Tembaga = 0,062 mg
  • Kolesterol = 844 mg
  • Mangan = 0,038 mg
  • Lutein+zeaksantin = 369 mkg
Nutrisi dan Manfaat Telur Puyuh

sumber: deptan.go.id

Berdasarkan komposisi gizi diatas kita dapat meraba manfaat dari telur puyuh. Telur ini turut menyumbangkan energi sebesar 168 kkal. Meskipun tidak sebanyak nasi atau ketela, setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan energi harian. Tapi, kita tetap harus mengonsumsi sumber energi dari bahan makanan yang lain agar tetap bertenaga.

Protein dalam telur puyuh ternyata lebih tinggi dari telur ayam. Protein ini berberap penting dalam kehidupan manusia seperti bahan pembangun jaringan sel, pembentuk RNA dan DNA manusia, mendukung kecerdasan, dan sebagai salah satu cadangan energi. Bagusnya lagi, salah satu protein telur puyuh adalah ovomucoid yang berfungsi menghambat reaksi alergi dalam tubuh. Itulah alasan mengapa Ovomucoid ini banyak digunakan untuk obat antialergi. Nah, bagi Anda yang memiliki alergi tertentu dapat memanfaatkan telur puyuh sebagai pengobatan alami.

Kandungan lemak dalam telur puyuh berjenis High Density Lipoprotein. Lemak ini tidak jahat seperti LDL. HDL sangat diperlukan untuk berbagai proses metabolisme tubuh sekaligus menghambat kinerja lemak jahat. Mengonsumsi telur puyuh yang kaya HDL dapat mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah, hipertensi, dan penyakit jantung.

Tabel diatas juga memperlihatkan pada kita bahwa telur puyuh mengandung mineral komplit. Mineral tersebut dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil namun peranannya sangat penting. Tanpa mineral, proses metabolisme terhambat sehingga kita akan merasa lemas dan pertumbuhan terganggu. Beberapa mineral di dalam telur puyuh seperti kalium dan kalsium diperlukan untuk proses penghantaran impuls pada sel saraf. Dengan kata lain, telur puyuh diperlukan untuk mengoptimalkan kecerdasan.

Sama halnya dengan mineral, telur puyuh juga mengandung vitamin komlpeks yang penting untuk kelangsungan hidup. Satu lagi yang tak kalah penting, kandungan Lutein dan Zeasantin (zeaxanthin) dalam telur juga bagus untuk menjaga kesehatan mata.

Kandungan zat gizi yang kompleks dalam telur puyuh sangat baik untuk dikonsumsi semua usia mulai dari anak-anak, ibu hamil, bahkan lansia. Kandungan protein yang tinggi dapat mengoptimalkan tumbuh kembang janin. Sedangkan untuk lansia, telur puyuh aman dikonsumsi karena tidak mengandung lemak jahat atau kolesterol.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *