Informasi dan Tips – informasitips.com

Jus Buah Untuk Bayi, Jangan BerlebihanYa!

informasitips.com – Anda sering memberikan jus buah kepada bayi dan balita Anda? Ya, memang banyak orang tua yang memberikan jus buah-buahan kepada bayi dan anak-anaknya, sebagai menu pelengkap gizi dan nutrisi yang diperlukan tubuh. Apalagi rasanya yang segar dan manis, membuat anak-anak mudah menerima dan menyukainya.

Moms and Dads tentu tahu bahwa di dalam jus buah terkandung zat-zat gizi penting yang memang baik untuk tumbuh kembang bayi. Namun, pemberian jus buah kepada bayi tidak selalu memberikan manfaat (efek positif) bagi kesehatan lho. Pemberian jus buah dalam jumlah yang cukup banyak (berlebihan) juga bisa berpotensi menimbulkan kerugian (efek negatif) yang dapat mengganggu kesehatan. Yuk, kita cari tahu lebih lanjut mengenai hal tersebut dalam artikel ini.

Komposisi jus buah

Komponen utama yang ada dalam jus buah adalah air yang berguna dalam mengimbangi makanan padat yang masuk agar lebih mudah dicerna dan disaring oleh ginjal.
Karbohidrat, termasuk didalamnya sukrosa, fruktosa, glukosa, dan sorbitol juga merupakan komponen (nutrisi) yang ada dalam jus buah. Kandungan karbohidrat di dalam jus bervariasi dari 11 g/1 00 ml (0.44 kcal/ml) sampai lebih dari 16 g/100 ml (0.64 kcal/ml).

Jus Buah Untuk Bayi

Sebagai perbandingan, dalam air susu ibu (ASI) dan susu formula terdapat konsentrasi karbohidrat sebesar 7g/100 ml. Komposisi lain yang ada dalam jus adalah protein dan mineral dalam jumlah yang kecil.

Di dalam jus buah juga terkandung kalium, vitamin A, dan vitamin C. Vitamin C dan flavonoid dalam jus memberikan efek positif jangka panjang, salah satunya mampu menurunkan resiko kanker dan sakit jantung. Minuman yang mengandung asam askorbat (vitamin C) jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan akan meningkatkan penyerapan zat besi sebanyak dua kali lipat.

Pemberian jus buah untuk bayi

  1. Jus buah tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada bayi 0-6 bulan. Karena satu-satunya makanan yang harus diberikan kepada bayi dalam rentang usia 0-6 bulan adalah ASI atau dalam kondisi tertentu bisa juga diberikan susu formula khusus untuk bayi usia 0-6 bulan jika memang tidak memungkinkan untuk memberikan ASI.

    Jika bayi sudah berumur 6 bulan ke atas dan sudah diperkenalkan dengan makanan padat, barulah boleh diperkenalkan dengan jus buah.

  2. Adanya kandungan gula dalam jus buah juga harus diperhatikan karena gula bisa menyebabkan timbulnya karies pada gigi. Untuk itu, jika ingin memberikan jus buah kepada bayi sebaiknya diberikan lewat cangkir minumnya, jangan lewat botol apalagi diberikan sambil tiduran. Hindari pula menambahkan terlalu banyak gula ke dalam jus buah.
  3. Pemberian jus buah untuk bayi sebaiknya sebanyak 1600 kcal per hari, 120-170 ml per hari (anak umur 1-4 tahun). Jangan diberikan dalam jumlah yang berlebihan, karena tidak akan memberikan manfaat selain menambah asupan gula, karies gigi, dan kurang gizi karena bayi cenderung memilih jus buah yang manis dan segar daripada makanan padatnya yang lebih bergizi.
  4. Pemberian jus buah dalam jumlah yang cukup banyak juga bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti diare kronik, banyak gas di dalam perut bayi sehingga perut menjadi kembung, sakit perut.

Sebagai orang tua, kita pasti ingin selalu memberikan yang terbaik kepada buah hati tercinta. Salah satunya dengan memberikan makanan dan minuman yang bergizi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak-anak kita. Tapi, ingat semua itu tetap ada aturannya, jangan sampai berlebihan. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

12 thoughts on “Jus Buah Untuk Bayi, Jangan BerlebihanYa!

  1. rizky

    Rizky anak pertma sy suka lihatin orang makan,suka masukkn tangan ke mulut,usia 7 bln,brat 7 kg,apa boleh dkasih perasan air jeruk?buat usia 7 blan buah apa yg baik dkomsumsi anak usia 7 blan ke atas

  2. admin

    Anak usia 7 bulan sebaiknya jangan dulu diberikan buah yang asam seperti jeruk, mangga…
    buah yang boleh diberikan seperti pisang, pepaya, alpukat, apel (bisa di jus..)

  3. zikriniati

    diatas infonya maksimal pemberian jus buat bayi 1600 kcal, kira-kira kalo diukur pake dot baby, itu setara berapa ya, makasih

  4. viviani

    Baby saya skrg berumur 6bln dgn berat badan 7,5kg.anak saya sngt suka mengigit apa saja yang ∂ïΔ pegang.kira2 buah apa yang lbh bagus tυ͡к ∂ïΔ makan ato gigit2 sendiri?jika saya kasih pisang,apakah itu berbahaya?
    Makasi

  5. admin

    Pisang boleh diberikan sebagai buah pertama untuk bayi. Sejauh tidak ada riwayat atau kemungkinan alergi terhadap pisang, buah tersebut aman diberikan untuk bayi.

  6. indah

    Anak saya usia 3 bulan lbih 22hari berat 5,7kg apakah dia bisa mengkonsumsi pisang dan alpukat?dan buah ap saja yg bsa dikonsumsi

  7. admin

    Untuk anak usia masih 3 bulan belum disarankan untuk mengkonsumsi makanan selain ASI. Jadi, sebaiknya di usia 0-6 bulan tersebut anak hanya diberikan ASI saja dan baru mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) saat usia 6 bulan ke atas. Di usia 6 bulan ke atas itu bisa diberikan buah seperti pisang, alpukat, sari apel, pir, pepaya, dan buah lainnya yang dianjurkan untuk bayi.

  8. mira

    Sekedar info mom, sy dapat dr Sp.A nya raisa. Dari penelitian beliau bahwa buah pisang krg baik diberikan utk anak krg dr 1 th, karna pisang apabila msk pencernaan hanya akan melekat didinding usus dan menimbulkab kerak usus. Anjuran bliau kalo pisang diberikan pd usialbh 1 th,, malah yang bliau anjurkan adalah jeruk mli MPASI (6 bln) . Utk tahap awal jeruk dapat diberikan dg pengenceran,mis hari 1 50 cc air perasdan jrk dincer dg 150 cc air, berikan 75 cc dl, hari kedua pengenernya bs dikurangi. Ato bs jg pake jeruk baby shg tdk perlu pengenceran. Smg bermanfaat

  9. mama melo

    ank saya skg umurx 7bln bb 8,2kg, mengapa wktu saya coba kasih mkn buah pisang dia mencret bgtupun wktu saya kasih pepaya,. trus apakah buah yg akan diberikan perlu diolah dulu? mksh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih

OUR FRIEND