Informasi dan Tips – informasitips.com

Jenis dan Penyebab Penyakit Stroke

informasitips.com – Untuk lebih mewaspadai penyakit stroke, kita tak hanya perlu waspada pada gejala-gejalanya saja, melainkan juga harus tahu juga jenis dan penyebab stroke.

Berdasarkan penyebabnya, stroke dibagi menjadi:

  1. Stroke Non Hemoragik/Iskemik
    Biasanya pada usia di atas 50 tahun, terjadi sewaktu istirahat atau bangun pagi, dan kesadaran biasanya tidak menurun kecuali terjadi sumbatan yang cukup besar. Sebanyak 70-80% stroke merupakan stroke iskemik, yang terjadi 3-4 kali lebih sering dibandingkan stroke hemoragik.

    jenis dan penyebab penyakit stroke

    Stroke jenis ini disebabkan karena berkurangnya suplai darah ke sel-sel otak. Gangguan pada sel otak dapat muncul jika aliran darah otak di bawah 50 mg/dl, dan kerusakan yang ireversibel terjadi pada aliran darah di bawah 30 mg/dl. Jika aliran darah terus menerus terhenti selama 30 detik, metabolisme sel otak akan mulai terganggu. Setelah 1 menit, dapat terjadi gangguan fungsi saraf. Setelah 5 menit, kurangnya oksigen akan menyebabkan kerusakan jaringan yang dikenal dengan istilah iskemia. Jika aliran darah dapat diperbaiki dengan cepat, kerusakan sel otak bisa menjadi reversibel, seperti pada TIA.

    Penyebab dari gangguan suplai darah dapat berupa:

    a. Emboli
    Emboli adalah sumbatan pada pembuluh darah oleh suatu zat yang tidak larut. Stroke yang disebabkan oleh emboli biasanya berasal dari thrombus (bekuan) di jantung. Sebagian kecil dari thrombus lepas dan terbawa aliran darah hingga akhirnya menyangkut di pembuluh darah yang ukurannya lebih kecil dan menyumbat aliran darah. Selain dari thrombus, emboli juga dapat berupa lemak, udara atau benda asing lainnya. Emboli lemak sangat jarang dan biasanya muncul akibat adanya patah tulang. Emboli udara biasanya muncul setelah adanya luka atau prosedur operasi yang berhubungan dengan paru-paru, sinus dural atau vena jugular. Dapat pula terjadi emboli akibat endokarditis bakteri akut.

    b. Aterotrombotik
    Adanya plak aterosklerosis pada pembuluh darah yang mengarah ke otak, menyebabkan sumbatan sehingga aliran darah semakin lama semakin berkurang. Plak aterosklerosis adalah kumpulan lemak yang menempel di dinding pembuluh darah dan semakin lama semakin lama menebal sehingga dapat mengganggu aliran darah. Biasanya terletak pada percabangan arteri karotid dan vertebrobasilar. Plak tersebut dapat pula lepas dari tempat asalnya dan terbawa aliran darah sehingga menjadi emboli.

  2. Stroke Hemoragik
    Dapat terjadi pada usia di bawah 50 tahun, biasanya terjadi pada siang hari ketika beraktivitas atau ketika sedang emosi/marah. Disertai nyeri kepala hebat dan dapat diawali mual dan muntah. Kesadaran menurun dengan cepat dan bisa terjadi koma.

    Stroke jenis ini disebabkan karena adanya kerusakan pada pembuluh darah otak sehingga terjadi perdarahan otak. Volume darah yang meningkat di dalam otak menyebabkan penekanan pada jaringan otak disekitarnya dan mengurangi suplai darah, sehingga terjadi gangguan fungsi otak.

    Pada stroke ini timbul gejala yang menunjukkan adanya peningkatan tekanan dalam otak, berupa nyeri kepala, muntah-muntah yang hebat, munculnya gangguan motorik atau sensorik dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam dan hilang kesadaran.

    a. Perdarahan intraserebral
    Perdarahan intraserebral yaitu perdarahan yang terjadi di jaringan otak, biasanya muncul dari arteri kecil. Biasanya disertai dengan kondisi penyerta yaitu hipertensi. tekanan darah tinggi yang berlangsung terus menerus dapat menyebabkan kelemahan pada dinding pembuluh darah otak dan timbul mikroaneurisma (Charcot-Brouchard aneurysm). Dinding pembuluh darah yang sudah melemah akhirnya ruptur akibat tingginya tekanan sehingga terjadi perdarahan.

    b. Perdarahan subarakhnoid
    Perdarahan subarakhnoid yaitu perdarahan yang terjadi di dalam ruang pada membran yang mengelilingi otak. Penyebabnya dapat berupa aneurisma, malformasi arteri-vena, trauma dan lain-lain.



Faktor Resiko Stroke
Terdapat berbagai faktor resiko stroke yang dibagi menjadi 2 jenis:

1. Faktor resiko yang tidak dapat dikontrol

  • Usia
    Stroke jarang muncul pada usia di bawah 40 tahun. Dengan bertambahnya usia maka resiko akan bertambah besar.

  • Jenis kelamin
    Pria lebih sering mengalami stroke dibandingkan wanita.

  • Ras
  • Riwayat stroke pada keluarga
  • Riwayat TIA



2. Faktor resiko yang dapat dikontrol

  • Hipertensi
    Hipertensi merupakan faktor resiko yang paling berpengaruh dalam timbulnya stroke. Resiko stroke meningkat sesuai dengan meningkatnya tekanan darah.

  • Penyakit jantung (atrial fibrilasi)
    Pada penyakit ini darah dapat mengumpul di jantung sehingga cenderung terjadi bekuan darah yang berpotensi menjadi emboli.

  • Diabetes
    Adanya penyakit diabetes, walau tanpa disertai hipertensi, juga meningkatkan resiko stroke pada pria dan wanita.

  • Hiperkolesterol
    Keadaan hiperkolesterol dapat meningkatkan resiko terbentuknya arterosklerosis sehingga meningkatkan pula resiko stroke iskemik.

  • Kurangnya aktivitas fisik dan obesitas
    Kurangnya aktivitas fisik dan obesitas berpengaruh pada timbulnya hipertensi, diabetes dan hiperkolesterol sehingga secara tidak langsung meningkatkan pula resiko stroke.

  • Merokok
    Merokok meningkatkan resiko stroke 2 kali lipat.

  • Alkohol
    Resiko stroke meningkat dengan konsumsi alkohol berat (lima gelas atau lebih sehari).



Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol faktor resiko yang bisa diubah yaitu:

  • Meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari, misalnya berjalan kaki 30 menit setiap hari. Gunakan tangga daripada lift atau eskalator.

  • Menjaga pola makan : kurangi penggunaan garam dan minyak dalam makanan, perbanyak porsi buah dan sayuran, pilihlah makanan yang ditumis atau ditim dibandingkan yang digoreng, dan pilih produk susu yang rendah lemak.
  • Jika memiliki penyakit jantung, hipertensi, diabetes atau hiperkolesterol, konsultasi ke dokter untuk mengontrol penyakit tersebut.


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: