Informasi dan Tips – informasitips.com

Hindari Berlebihan, Begini Aturan yang Benar Memberi Pujian Ke Anak

informasitips.com – Bagi seorang anak, pujian dari orangtua merupakan bentuk penghargaan dan dukungan yang bisa memberikan dampak positif, diantaranya adalah meningkatkan rasa percaya diri anak dan mendorong semangat atau motivasi anak untuk terus berprestasi. Dengan pujian, anak juga akan tahu bahwa apa yang dilakukannya adalah baik, benar, dan positif. Pujian juga akan membuat anak merasa yakin dengan kemampuan yang dimilikinya. Meskipun demikian, bukan berarti orangtua boleh terlalu banyak memberikan pujian ke anak. Karena, pujian yang terlalu banyak (berlebihan) justru bisa berdampak tidak baik bagi anak.

Dampak terlalu banyak (berlebihan) memuji anak adalah, anak akan menjadi enggan melakukan sesuatu bila tidak dipuji. Pujian yang terlalu sering membuat anak seolah menjadi bergantung pada pujian ketika melakukan sesuatu. Pujian yang berlebihan dan terlalu sering juga akan membuat anak cepat merasa puas diri, dan merasa paling hebat dibanding orang lain. Oleh karenanya, orangtua harus bijak dalam memberikan pujian ke anaknya.

Seperti apa cara yang bijak dan benar dalam memberikan pujian ke anak? Berikut beberapa rambu dan aturan yang bisa diikuti oleh para orangtua dalam memberikan pujian ke anak.

  • Berilah pujian kepada anak bila hal itu memang dianggap perlu. Jadi, sebaiknya hindari terlalu sering memuji anak setiap saat, agar kalimat-kalimat pujian yang diberikan tidak membuat anak seolah terbuai dan besar kepala dengan pujian-pujian yang biasanya didapatkannya.
  • Dalam menyampaikan pujian, orangtua perlu menggunakan kalimat yang sewajarnya dan realistik (tidak hiperbola). Gunakan juga kata-kata yang spesifik sesuai dengan perbuatan yang dilakukan anak. Misalnya, “Ayah dan Bunda senang, karena adek bisa merapikan mainan sendiri. Bagus.”

    cara-memuji-anak-dengan-benar

    Dengan kalimat yang wajar dan kata-kata yang tidak berlebihan seperti itu, maka anak akan tahu bahwa dirinya sudah melakukan hal yang baik dan benar, tetapi tidak sampai membuat ia merasa besar kepala.

  • Pujian diberikan ke anak setelah anak melakukan perbuatan dan perilaku yang baik.

    Misalnya, saat anak mau mengucapkan salam bila bertemu orang lain, anak mau membantu temannya yang sedang kesulitan, anak mau mengucapkan terima kasih ketika mendapatkan sesuatu dari orang lain, dan lain sebagainya.

  • Berilah pujian terhadap usaha yang dilakukan anak, bukan semata-mata terhadap hasil yang dicapainya. Dengan demikian, anak akan belajar menghargai pentingnya usaha dan proses yang dilakukan.
  • Menurut seorang psikolog dari University of East London dan Cambridge University, Dr Sam Wass, orangtua sebaiknya memuji anak karena telah berusaha keras, bukan karena ia pintar.

    Menurutnya, jika orangtua memuji anaknya karena pintar atau pandai, maka anak perlahan-lahan akan menghindar melakukan usaha yang keras. Anak cenderung merasa aman untuk melakukan sesuatu yang mudah dan tidak ada tantangan, hanya karena ingin terlihat berhasil melakukan sesuatu dan agar dikatakan pandai (pintar).

    Jadi, memuji anak atas usaha keras yang dilakukannya jauh lebih baik, karena dengan cara tersebut anak akan lebih fokus pada usaha untuk terus mencoba belajar meningkatkan kualitas diri, bukan semata-mata agar terkesan berhasil dan mendapatkan label pintar (pandai).

  • Rambu dan aturan lainnya dalam memuji anak adalah, berikan pujian kepada anak ketika ia memperlihatkan adanya peningkatan atau kemajuan dalam melakukan sesuatu yang sebelumnya sudah pernah dilakukannya.

    Pujian untuk sesuatu hal yang sama secara perlahan-lahan harus mulai dikurangi, sambil menambah kompleksitas kegiatan yang telah berhasil dilakukan anak, agar anak lebih termotivasi lagi untuk meningkatkan kemampuannya. Contohnya, ketika anak pertama kali bisa menyanyikan lagu “Balonku”, maka anak pantas mendapatkan tepuk tangan dan pujian dari orangtua. Namun, ketika anak sudah sering melakukannya, sebaiknya pujian tidak diberikan lagi, tetapi dorong anak agar bisa menyanyikan lagu yang lain.

  • Saat memberikan kalimat-kalimat pujian ke anak, sebaiknya orangtua juga perlu memberikan kalimat pengimbang lainnya untuk mencegah anak menjadi besar kepala. Misalnya, setelah orangtua memberikan pujian ke anak, sebaiknya orangtua juga memberikan pengertian ke anak bahwa ia tetap harus rendah hati, tidak boleh cepat puas diri, dan tidak boleh malas untuk terus meningkatkan kemampuannya.
  • Lalu, bagaimana dengan kritikan, apakah orangtua boleh memberikan kritikan ke anak? Menurut beberapa pakar, kritikan yang diberikan kepada anak pada dasarnya boleh saja dilakukan, selama tidak berlebihan dan tetap disampaikan dengan cara yang tidak menjatuhkan mental anak. Pada beberapa kasus, kritikan juga diperlukan anak sebagai bentuk koreksi dan penyeimbang pujian yang didapatkannya.

    Meskipun boleh, sebaiknya kritikan juga tidak diberikan terus-menerus. Beberapa pakar menyebutkan bahwa orangtua perlu memberikan 6 kali pujian untuk 1 kritikan yang didapatkan anak. Atau, bisa dikatakan bahwa perbandingan antara pujian dan kritikan yang diberikan orangtua ke anak adalah 6:1. Hal ini bertujuan agar kritikan yang diberikan ke anak tidak sampai membentuk sikap mental dan penilaian negatif anak terhadap dirinya sendiri.

  • Pujian yang diberikan ke anak hendaknya ditujukan agar anak semakin meningkatkan kemampuannya, bukan untuk membandingkannya dengan anak lain. Pujian yang ditujukan untuk membandingkan dengan anak lain akan membuat anak menjadi termotivasi untuk melakukan sesuatu hanya agar terlihat lebih hebat dari yang lain, bukan termotivasi untuk benar-benar meningkatkan kemampuan dirinya.

Beberapa aturan memberikan pujian di atas hendaknya benar-benar bisa diperhatikan oleh para orangtua, agar pujian yang diberikan ke anak memang dapat meningkatkan percaya diri dan perasaan positif dalam diri anak, bukan sebaliknya.

Semoga bermanfaat.



loading...
Bagikan artikel:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: