Informasi dan Tips – informasitips.com

Hati-hati! Mendengkur Dapat Memicu Serangan Jantung

informasitips.com – Mendengkur kerap dianggap hal sepele atau kebiasaan alami yang timbul ketika tidur pulas. Mulai saat ini, sebaiknya mendengkur tidak lagi dianggap hal yang biasa karena ternyata mendengkur merupakan gangguan pernapasan ketika seseorang sedang tidur yang bisa jadi termasuk gejala atau pemicu penyakit yang lebih serius.

Beberapa pakar kesehatan menyatakan ada banyak sekali resiko kesehatan dibalik kasus mendengkur. Mulai dari kualitas tidur menjadi buruk, kekurangan oksigen yang berulang ketika sedang tertidur, saat terbangun badan tidak segar, mudah mengantuk pada siang hari dan stres pada beberapa organ tubuh seperti otak dan jantung.

Mendengkur atau dalam istilah kesehatan disebut Obstructive Sleep Apnea (OSA) adalah keadaan di mana pernapasan mengalami gangguan ketika sedang tidur atau biasa disebut juga dengan “henti napas”. Hal ini tentu saja sangat berbahaya karena gangguan ini menyebabkan menyempitnya saluran napas atas.

Ketika mendengkur akan membuat seseorang seolah tercekik yang menyebabkan sesak beberapa waktu. Hal ini terjadi karena tertutupnya jalan napas oleh jaringan di bagian atas hidung dan tenggorokan. Pada saat terjadi sesak, gerakan napas akan terus memompa. Meski demikian, tetap saja tidak ada udara yang bisa lewat, sehingga menimbulkan kekurangan oksigen yang akan mengganggu serangkaian reaksi dalam tubuh, seperti mengganggu kerja jantung dan pembuluh darah yang mengakibatkan tensi darah naik.

Semua organ dalam tubuh membutuhkan oksigen yang cukup agar dapat bekerja dengan baik. Jika dalam waktu lama tidak mendapatkan oksigen yang memadai, maka kerja organ akan semakin berat dan jika kondisi ini terjadi secara berulang-ulang, fungsi organ pun akan mengalami penurunan. Apabila penurunan oksigen terjadi dalam jangka panjang, maka akan menyebabkan serangan jantung.

Cara mudah menghilangkan mendengkur

ilustrasi: mendengkur

Mendengkur bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, dan dewasa. Salah satu penyebab mendengkur pada bayi biasanya karena kelainan pertumbuhan rahang. Sementara pada anak-anak usia sekolah biasanya karena terjadi pembesaran amandel. Sedangkan pada orang dewasa ada banyak sekali penyebab terjadinya mendengkur. Diantaranya, faktor usia. Semakin bertambahnya usia, maka tenggorokan akan menjadi sempit dan kekencangan otot di tenggorokan akan menurun sehingga memicu terjadinya mendengkur ketika tidur.

Memiliki penyakit sinus atau masalah hidung lainnya seperti menderita flu, demam atau folip pun bisa menyebabkan seseorang mendengkur. Hal ini terjadi karena udara yang masuk terhalang, sehingga membuat proses pernapasan menjadi lebih sulit. Memiliki berat badan berlebih juga menjadi faktor seseorang mendengkur saat tidur. Semakin bertambah berat badan seseorang, maka semakin banyak pula timbunan lemak dalam tubuh, termasuk lemak pada bagian leher yang dapat menekan dan menghambat saluran udara pada tenggorokan.

Tidak hanya itu, gaya hidup tidak sehat seperti merokok, mengonsumsi alkohol dan penggunaan obat penenang juga menjadi salah satu faktor penyebab seseorang mendengkur saat tidur. Merokok dan mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan relaksasi otot yang mendorong seseorang untuk lebih mudah mendengkur. Sementara penggunaan obat penenang akan mengendurkan otot-otot dan menekan syaraf pusat yang akhirnya timbullah mendengkur ketika tidur. Faktor lainnya yang menyebabkan mendengkur saat tidur adalah posisi tidur terlentang. Posisi ini dapat mengakibatkan mendengkur karena terlentang menyebabkan tekanan berat pada saluran tenggorokan sehingga menghambat saluran udara yang masuk.

Tidak hanya mengalami serangan jantung, memiliki intensitas mendengkur dalam jangka waktu lama juga beresiko mengalami hipertensi dan stroke. Apabila dibiarkan, maka dapat merusak sel dalam pembuluh darah akibat kadar oksigen yang terus menurun.

Cara Mengatasi Mendengkur
Untuk mengatasi atau minimal mengurangi mendengkur saat tidur, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya:

  • Mulailah mengatur posisi tidur. Hindari tidur terlentang atau tengkurap. Tidurlah dengan posisi miring untuk menjaga agar aliran udara yang masuk melalui saluran pernapasan tetap lancar.
  • Memiliki berat badan berlebih merupakan salah satu penyebab seseorang mendengkur saat tidur. Untuk itu, mulailah menurunkan berat badan dengan cara mengatur pola makan sehat dan berolahraga secara teratur.
  • Dengan alasan apa pun, merokok tetap tidak baik untuk kesehatan. Racun yang terdapat dalam nikotin yang menyebabkan terjadinya gangguan padapernapasan sehingga menyebabkan mendengkur saat tidur. Berusahalah untuk mengurangi atau sebaiknya berhentilah merokok.
  • Sama halnya dengan rokok, alkohol pun sangat membahayakan kesehatan. Alkohol dapat melemahkan sistem syaraf secara permanen terutama pada bagian rahang dan tenggorokan. Hal inilah yang menjadi penyebab seseorang mendengkur saat tidur. Untuk itu, berhentilah mengonsumsi minuman beralkohol.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi masalah mendengkur. Namun, untuk kasus mendengkur yang dianggap berat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Mulailah menjaga kesehatan Anda dengan baik dan lebih teliti lagi terhadap hal-hal kecil yang dapat mengganggu kesehatan Anda.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *