Informasi dan Tips – informasitips.com

Fenomena Bunuh Diri

Fenomena bunuh diri informasitips.com – Kita sering mendengar kabar banyaknya artis muda Korea yang melakukan tindakan bunuh diri. Sebenarnya fenomena bunuh diri tak hanya banyak terjadi pada artis-artis muda korea saja. Di berbagai negara, banyak juga orang yang memilih mengambil jalan pintas tersebut untuk lari dari masalah pelik dalam hidupnya. Jepang dan Korea merupakan dua negara di Asia dengan kasus bunuh diri terbanyak sepanjang tahunnya.

Bunuh diri tentulah bukanlah solusi dari masalah apapun yang ada dalam hidup. Bunuh diri merupakan sebuah dosa besar dan hal yang sangat dilarang. Bunuh diri juga akan menyisakan kesedihan yang membekas dan mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekat yang ditinggalkan.


Apakah penyebab dari bunuh diri?
Meskipun alasan orang bunuh diri itu beragam dan kompleks, pada umumnya perasaan bunuh diri muncul karena perasaan sepi dan ditinggalkan, menggunung sampai ke taraf yang sangat parah yaitu depresi dan perasaan hampa dalam hidup. Mereka yang lemah dan rapuh iman dan mentalnya biasanya merupakan orang yang paling beresiko tinggi untuk melakukan tindakan seperti ini.

Banyak kejadian yang dapat memicu hal ini seperti putusnya tali percintaan, kesulitan ekonomi, pekerjaan, atau masalah lainnya dalam kehidupan. Bunuh diri juga beresiko tinggi terjadi pada orang-orang yang memiliki tanggung jawab sangat besar, orang yang lemah mentalnya dan mudah stress (depresi) dalam menyikapi konflik hidup. Perasaan putus asa, malu, bersalah, terisolasi, penolakan, kehilangan, biasanya juga merupakan penyebab yang bisa mendorong seseorang ke arah tindakan percobaan bunuh diri.



Apa gejala orang-orang yang ingin bunuh diri?
Tanda-tanda paling umum yang sering dilakukan oleh orang yang ingin bunuh diri adalah membuat wasiat secara mendadak, mengunjungi kerabat dekat secara tiba-tiba, membeli keperluan bunuh diri seperti tali, pistol, pisau, dan juga biasanya meninggalkan jejak-jejak seperti ingin lari dari kehidupannya misalnya sering mengeluh, merasa tak berarti dan mengatakan; “aku merasa sendiri”, “tak ada yang peduli padaku”, “apa gunanya lagi aku hidup?” dan lain-lain. Kadangkala orang-orang ini menulis catatan bunuh dirinya sendiri dan membuat rencana bagaimana ia akan mati. Gejala lainnya adalah secara terus menerus membicarakan tentang kematian.

Siapa saja yang memiliki kemungkinan besar untuk bunuh diri?
• Orang yang memiliki depresi berat
• Orang yang memiliki riwayat kelainan mental/sakit mental seperti Bipolar Disorder, Schizophrenia
• Pecandu alkohol dan narkoba
• Orang yang rapuh imannya
• Orang yang mengalami kesulitan ekonomi dan pekerjaan
• Orang yang mengalami hubungan percintaan yang buruk
• Orang yang mendapat tekanan berat (beban/tanggung jawab berat) akan sesuatu
• Orang yang mengalami tindak pelecehan atau perkosaan
• Orang yang sering merasa bersalah
• Orang yang membenci dan tidak bisa menerima dirinya sendiri
• Orang yang merasa ditolak dan terisolasi dari lingkungan sosial


Bagaimana mencegah terjadinya bunuh diri?

  • Pendekatan secara spiritual keagamaan bahwa tindakan bunuh diri dalah dosa besar dan bukanlah jalan keluar dari setiap masalah hidup.
  • Dukungan dari keluarga dan sahabat secara intensif sehingga perhatian mereka teralihkan dan muncul perasaan dicintai kembali.
  • Dukungan dari lingkungan sosial cukup berpengaruh terhadap calon pelaku bunuh diri. Semakin sering ia melakukan interaksi dengan orang lain, maka ia akan merasa dihargai dan berharga.
  • Pengobatan oleh psikiater.
  • Menjauhkan semua barang tajam atau benda-benda yang beresiko digunakan untuk bunuh diri.
  • Melakukan pemantauan secara berkala kepada calon pelaku bunuh diri sampai kondisi emosionalnya menjadi stabil.
  • Mengkonsumsi obat anti depresi yang telah dianjurkan oleh dokter.

Jadi, sesungguhnya perasaan ingin bunuh diri merupakan sebuah perasaan yang dapat kita kendalikan bila kita berpikir secara positif. Semakin banyak kita bersosialisasi dengan orang lain, semakin sering kita menikmati kehidupan ini, maka semakin banyak hal yang membuat kita ingin tetap hidup.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *