Informasi dan Tips – informasitips.com

Fakta-fakta tentang Gigi yang Harus Diketahui

informasitips.com – Gigi merupakan salah satu bagian dari alat pencernaan yang akan membantu Kamu menikmati lezatnya sebuah makanan. Tanpa gigi, Kamu tak akan bisa merasakan nikmatnya makanan dengan sempurna. Lihat lah mereka yang sudah berusia lanjut, tak bisa lagi merasakan nikmatnya makanan dengan sempurna, umumnya usia tua hanya mampu menikmati makanan-makanan yang lunak dan mudah dicerna. Untuk bisa menjaga gigi dengan baik, salah satunya adalah dengan mengetahui apa sebenarnya fakta-fakta tentang gigi Kamu tersebut.

Fakta tentang gigi akan membantu Kamu dalam hal perawatannya. Perawatan yang baik akan membuat gigi Kamu lebih kuat dan tahan lama, sebaliknya apabila gigi tidak dirawat, maka usia gigi Kamu bisa menjadi lebih pendek. Sebab kerusakan gigi tak pKamung usia, bisa pada usia anak-anak, remaja ataupun dewasa, tergantung bagaimana cara Kamu merawat gigi Kamu.

Apa saja fakta tentang gigi yang perlu Kamu ketahui? Untuk lebih jelasnya simak hal-hal berikut:

  1. Tahukah Kamu bahwa perkembangan gigi pada bayi telah terjadi bahkan sebelum mereka dilahirkan. Meskipun begitu, gigi pertama bayi baru akan muncul pada saat usia mereka 6 hingga 12 bulan dan akan berjumlah 20 pada saat mereka menginjak usia 3 tahun. Ketika mereka berusia 5 atau 6 tahun, gigi susu mereka mulai tanggal dan pada saat menginjak usia 12 hingga 14 tahun akan digantikan dengan gigi permanen yang nantinya berjumlah 32.
  2. Fakta Gigi

    sumber gambar: teethwhitenersreview.co.uk

  3. Gigi manusia tersusun setidaknya dari 5 bagian. Bagian yang terlihat oleh kita disebut mahkota gigi. Yang kedua adalah enamel yang merupakan lapisan putih dan terdapat pada bagian atas gigi. Ketiga adalah dentin yang berada di lapisan bawah enamel, dentin tidaklah sekeras enamel. Yang keempat adalah pulp. Pulp berada di bagian bawah dentin dan merupakan bagian terlembut dari gigi. Pada bagian pulp inilah terdapat saraf dan pembuluh darah. Bagian pulp itulah yang terasa sakit ketika Kamu sedang sakit gigi. Bagian yang terakhir adalah akar gigi. Akar gigi merupakan bagian gigi yang membuat gigi tetap berada di tempatnya. Akar gigi dilindungi oleh jaringan lapisan tipis yang disebut clementum.
  4. Hindari makanan yang bersifat asam
    Tahukah Kamu bahwa Kamu harus menghindari makanan yang terlalu asam. Sumber-sumber makanan yang bersifat asam seperti misalnya soft drink, permen yang terlalu asam ataupun minuman yang terlalu asam bisa mengakibatkan erosi pada lapisan gigi. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Salah satu cara yang bisa Kamu lakukan untuk mengatasi hal itu adalah dengan menyikat gigi menggunakan baking soda. Baking soda adalah zat yang bersifat basa sehingga mampu menetralkan kandungan asam yang ada. Lapisan asam yang berlebihan pada gigi akan dapat menyebabkan karies.
  5. Rawat lah gigi Kamu karena gigi bukan rambut
    Fakta kedua tentang gigi adalah siapapun bisa kehilangan gigi indahnya, dalam usia berapapun tak pKamung usia, bergantung pada bagaimana cara perawatan orang yang bersangkutan terhadap giginya. Ingat lah bahwa gigi bukan rambut yang apabila dipotong bisa tumbuh kembali. Gigi yang hilang atau copot tak akan bisa tumbuh kembali, Kamu hanya bisa menggantinya dengan gigi palsu. Dan secanggih apapun gigi palsu, masih jauh lebih nikmat apabila Kamu masih memiliki gigi asli alami pemberian Tuhan. Umumnya orang-orang yang mengabaikan perawatan gigi sejak dini akan mengalami kerusakan gigi pada usia muda. Oleh karena itu, sangat penting bagi anak-anak untuk merawat giginya, karena perawatan gigi pada usia anak-anak akan sangat berpengaruh terhadap kondisi gigi setelah dewasa nanti.
  6. Benarkah pencucian gigi (scaling) yang terlalu sering akan menyebabkan gigi Kamu menipis?
    Inilah mitos yang bertentangan dengan fakta tentang gigi. Pencucian gigi atau scaling yang terlalu sering tidak menyebabkan gigi Kamu jadi menipis. Karena alat scaling tidak lah tajam, alat ini bekerja dengan cara bergetar untuk menanggalkan karang gigi yang melekat pada gigi Kamu. Gigi akan menipis justru apabila sikat gigi yang Kamu gunakan terlalu kasar, dan Kamu pun menyikatnya dengan cara yang kasar pula.
  7. Waspadai kelebihan fluoride
    Tak bisa disangkal lagi bahwa gigi membutuhkan fluoride, namun pada anak-anak usia di bawah 8 tahun, kelebihan fluoride justru akan dapat berdampak buruk bagi kesehatan mereka, atau lebih dikenal dengan istilah fluorosis (perubahan pada enamel gigi berupa bintik putih-putih). Anak-anak terkadang secara sengaja pada saat menyikat gigi menelan pasta gigi yang dipakainya. Ini merupakan hal yang bisa memicu secara langsung terjadinya fluorosis tersebut. Oleh karena itu, Kamu perlu mendampingi putera puteri Kamu yang masih di bawah umur dalam menyikat gigi mereka agar tidak sering menelan fluorosis. Sebaiknya pada anak yang berusia dua tahun ke bawah, tidak perlu menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi. Bersihkan saja gigi bayi dengan kain kasa atau kapas bersih dengan menggunakan air. Atau bisa juga bila ingin memperkenalkan penggunaan sikat gigi kepada bayi, dapat menggosok gigi dengan sikat khusus bayi namun tanpa pasta gigi.
  8. Waspadai efek buruk kawat gigi
    Tahukah Kamu bahwa lidah adalah pembersih alami gigi Kamu yang paling efektif. Sayangnya pada penggunaan kawat gigi, fungsi lidah tidak lagi bisa berjalan maksimal karena Kamu akan risih saat lidah Kamu bersentuhan dengan metal yang ada dalam mulut. Oleh karena itu gigi akan menjadi kotor jika tidak rajin dibersihkan.
  9. Tahukah Kamu bahwa Bulimia ataupun acid reflux dapat merusak enamel gigi? Mereka para penderita Bulimia tidak dapat menyembunyikan kelainannya pada dokter gigi, begitu juga dengan penderita acid reflux. Hal tersebut disebabkan karena para penderita tersebut mengalami erosi pada enamel giginya, serta pada bagian gusi.
  10. Berhati-hatilah jika Kamu berenang di kolam yang airnya mengandung klorin kadar tinggi, karena hal tersebut dapat membuat enamel gigi Kamu menjadi rusak. So, lindungilah bagian mulutmu guna menghindari rusaknya gigi akibat klorin.
  11. Mengenai sikat gigi, Kamu harus mengganti sikat gigi Kamu setelah Kamu sembuh dari flu, demam ataupun infeksi virus (seperti penyakit cacar, dsb), karena jika tidak diganti dengan sikat gigi yang baru, ada kemungkinan Kamu akan kembali terinfeksi oleh mikroorganisme yang pernah menginfeksi kamu.

Semoga bermanfaat.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: