Informasi dan Tips – informasitips.com

Cara Sederhana Mengatasi Pemanasan Global

informasitips.comPemanasan global saat ini bukan lagi isu. Akan tetapi sudah bisa dirasakan dampaknya.

Beberapa dampak negatifnya yang juga sudah dirasakan oleh manusia, seperti peningkatan suhu, perubahan cuaca yang ekstrim, bencana alam, badai dan angin topan yang melanda beberapa daerah.

Prediksi para ilmuwan mengatakan bahwa kondisi ini akan terus berlanjut dan dirasakan oleh penduduk bumi jika pemanasan global terus meningkat.

Nah, kita tentu tidak menginginkan bencana mengerikan itu terjadi, bukan?

Sebenarnya, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk turut mengatasi pemanasan global (global warming). Tidak perlu memikirkan hal-hal yang besar. Mulai saja dengan hal-hal kecil yang bisa kita lakukan di rumah, namun bisa berdampak besar untuk mengurangi efek pemanasan global.

Apa saja hal-hal kecil yang bisa kita lakukan untuk mengatasi pemanasan global?

1. Penghijauan

Kita tahu, salah satu penyebab pemanasan global adalah meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Seperti, penggunaan kendaraan bermotor, pembakaran sampah, penggunaan bahan bakar fosil dan sebagainya.

Karbon Dioksida (CO2) merupakan salah satu gas rumah kaca yang saat ini mengalami peningkatan yang signifikan di atmosfer bumi. Nah, salah satu cara untuk mengurangi pemanasan global adalah dengan mengurangi konsentrasi CO2 di udara. Diantaranya adalah dengan memperbanyak pohon dan tanaman lain yang memiliki kemampuan menyerap CO2.

Cara Mengatasi Pemanasan Global atau Global Warming

sumber gambar: myfunmails.com

Seberapa pun luas halaman rumah kita, manfaatkan setiap jengkalnya untuk menanam pohon, bunga atau tanaman apa saja. Karena setiap tanaman pada dasarnya memiliki kemampuan menyerap CO2. Jika halaman kita sangat sempit, tanam tanaman dalam pot atau taman vertikal. Lingkungan yang hijau oleh tanaman juga akan terasa lebih sejuk. Karena, tanaman selain menyerap CO2 juga mengeluarkan udara segar (oksigen) pada lingkungannya.

2. Hemat listrik

Energi listrik pada umumnya dihasilkan dari energi fosil, seperti batu bara, meskipun sekarang sudah banyak juga pembangkit listrik yang menggunakan tenaga alam seperti PLTA.

Menghemat listrik bisa menjadi salah satu upaya kita untuk mengurangi penggunaan energi fosil.

Lakukan penghematan listrik dengan cara mematikan lampu pada siang hari dan saat tidur. Matikan televisi jika tidak ada yang menonton, memilih lampu dan peralatan listrik yang hemat energi, tidak menggunakan peralatan listrik untuk melakukan pekerjaan yang bisa dilakukan dengan tangan dan lain-lain.

3. Memanfaatkan Energi Alam

Energi alam sebenarnya cukup berlimpah dan bisa dimanfaatkan untuk membantu aktivitas kita sehari-hari. Misalnya, gunakan energi matahari untuk mengeringkan cucian. Manfaatkan angin untuk menyejukkan ruangan dengan membuka jendela rumah lebar-lebar.

Jadi, kita tidak perlu lagi menggunakan pendingin ruangan (AC) yang dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Gunakan pencahayaan matahari untuk menerangi ruangan di siang hari dan sebagainya.

Dalam skala yang lebih luas, pemanfaatan energi alam ini sangat besar dampaknya dalam menghemat energi fosil. Terutama, jika dimanfaatkan pada pembangkit listrik, sehingga selain bisa mengatasi kelangkaan bahan bakar fosil kita juga bisa menyelamatkan bumi dari pemanasan global.

4. Efisien dalam menggunakan kendaraan bermotor

Kendaraan adalah penghasil gas-gas rumah kaca yang sangat besar. Setiap gerak kendaraan bermotor akan mengeluarkan emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, ada baiknya kita mulai mengefisienkan penggunaan kendaraan bermotor. Misalnya, jika perjalanan itu tidak terlalu jauh ada baiknya kita memilih menggunakan sepeda atau jalan kaki. Sekali-kali gunakan kendaraan umum dari pada kendaraan pribadi yang hanya memuat satu atau dua orang penumpang. Jika membeli kendaraan, sebaiknya pilih kendaraan yang hemat bahan bakar dan menghasilkan gas buangan yang rendah.

5. Membiasakan Budaya 3R (Reduce, Recycle, Reuse)

Mencintai lingkungan adalah cara sederhana untuk mengurangi pemanasan global. Mulai dari diri sendiri, dari hal-hal yang kecil dan saat ini juga. Budaya 3R adalah tindakan positif, kecil, dilakukan dari diri sendiri, namun memiliki dampak besar dan luas bagi lingkungan.

Reduce (mengurangi) yaitu tindakan untuk mengurangi penggunaan barang-barang yang sekali pakai. Terutama barang-barang yang diproduksi dengan bahan baku kayu atau tanaman hutan, seperti kertas, tissu dan sejenisnya. Dengan mengurangi penggunaan barang-barang tersebut berarti kita telah ikut mengurangi jumlah pohon yang ditebang untuk memproduksi produk tersebut lebih banyak lagi.

Recycle (daur ulang) yaitu tindakan untuk mendaur ulang sampah organik atau anorganik yang ada di lingkungan kita. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari tindakan membakar sampah yang dapat menghasilkan gas-gas rumah kaca. Misalnya dengan menggunakan kembali botol, plastik, kaleng dan sejenisnya untuk tempat penyimpanan atau hiasan ruangan. Jika pintar berkreasi, kita bisa mendaur ulang sampah-sampah anorganik menjadi keajinan tangan dan sejenisnya.

Reuse (menggunakan kembali), barang-barang seperti ember, plastik, tempat sabun cair, dan lain-lain bisa digunakan kembali. Misalnya ember bisa digunakan kembali sebagai pot, plastik bisa digunakan untuk tempat membawa barang belanjaan, tempat sabun cair bisa diisi ulang dengan membeli sabun dengan kemasan isi ulang dan lain-lain. Artinya, jangan buru-buru membuang barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan atau digunakan kembali.

6. Menyebarkan Informasi Tentang Pemanasan Global

Membagikan informasi tentang bahaya pemanasan global kepada orang lain termasuk salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi bahaya pemanasan global.

Bagikan informasi tentang bahaya pemanasan global, informasi tentang penyebab dan cara untuk mengatasinya ke teman-teman, kerabat, dan orang-orang lainnya di sekitar kita, sambil mengajak mereka untuk ikut berpartisipasi mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer bumi.

Dengan kecanggihan teknologi informasi seperti saat ini, kita tentunya akan dapat dengan mudah menyebarkan pesan-pesan kebaikan ke banyak orang. Bisa melalui tulisan di media online seperti website atau blog, catatan di facebook, twitter dan lain-lain. Atau, bisa juga dengan cara menyampaikan pesan-pesan tentang bahaya pemanasan global dengan cara yang lebih menarik lagi, misalnya melalui kartun, fotografi dan karya seni lainnya.

Setiap penduduk bumi ikut bertanggung jawab pada keselamatan bumi dan lingkungannya. Oleh karena itu, semua elemen masyarakat harus ikut berperan aktif dalam menjaga, merawat bumi dan lingkungan.

Jangan lupa juga untuk mengajarkan pada anak cucu kita tentang cara-cara hidup sehat dan mencintai lingkungan.

Yuk, mulai sekarang lakukan tindakan pencegahan pemanasan global agar dampaknya tidak semakin luas. Sekecil apapun kontribusi kita, itu akan sangat berarti untuk Bumi Kita tercinta…



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *