Informasi dan Tips – informasitips.com

Cara Perawatan Rambut Berminyak

informasitips.com – Ada beberapa jenis rambut, salah satunya adalah rambut berminyak. Ciri rambut berminyak adalah kondisi rambut lebih berminyak, mudah lepek dan lengket. Ciri lainnya adalah produksi minyak terjadi lebih cepat, yaitu 1 atau 2 hari setelah keramas bisa langsung terlihat berminyak. Bahkan untuk beberapa orang, produksi minyaknya bisa lebih cepat lagi, yaitu 6-8 jam setelah keramas.

Minyak pada kulit kepala merupakan hasil dari sekresi sebum (minyak) oleh kelenjar sebacea (kelenjar minyak pada kulit). Sekresi sebum dimulai pada tahap pubertas, dan umumnya, rambut akan jadi lebih berminyak saat wanita sedang menstruasi.

Sebenarnya, minyak alami yang dihasilkan oleh kelenjar minyak ini diperlukan oleh kulit kepala untuk menjaga kulit kepala agar tetap sehat, mencegah kerusakan rambut seperti rambut bercabang, dan membantu melembabkan kulit kepala. Namun, bila produksinya berlebih, tentu saja akan menimbulkan masalah, seperti rambut lepek, lengket, bau, berketombe dan gatal-gatal.

Cara Merawat Rambut Berminyak

Berlebihnya produksi minyak pada kulit kepala seseorang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor keturunan, perubahan hormonal (seperti saat menstruasi), penggunaan pil KB, stres, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan minyak, dan perawatan rambut yang buruk.

Jenis rambut berminyak membutuhkan perhatian khusus dalam perawatannya, karena kulit kepala memproduksi lebih banyak sebum (minyak) dibandingkan jenis rambut lainnya. Jika Anda memiliki jenis rambut berminyak, Anda harus benar-benar paham bagaimana cara perawatannya. Karena bila salah, rambut Anda akan semakin terlihat berminyak, lepek, lengket, timbul bau yang kurang sedap (bau apek) dan gatal-gatal.

Lalu, bagaimana cara perawatan untuk rambut berminyak? Perhatikan tipsnya berikut ini:

  • Cuci rambut lebih sering namun jangan setiap hari

    Jenis rambut berminyak harus lebih sering dikeramas dibandingkan dengan jenis rambut lainnya (rambut normal atau kering). Keramas lebih sering akan mengurangi produksi minyak di kulit kepala. Agar hasilnya lebih optimal, saat keramas, gunakanlah produk perawatan rambut (sampo) yang memang ditujukan untuk jenis rambut berminyak.

    Meskipun Anda disarankan untuk keramas lebih sering, bukan berarti Anda boleh keramas setiap hari atau bahkan dua kali sehari. Penggunaan sampo yang terlalu sering justru akan membuat kulit kepala menjadi sangat kering. Minyak alami di kulit kepala juga bisa hilang. Kondisi seperti itu, secara alami akan direspon oleh kelenjar minyak pada kulit kepala sebagai tanda bahwa ia harus memproduksi minyak lebih banyak lagi untuk menggantikan minyak alami yang hilang. Untuk itu, keramaslah rambut lebih sering (bisa 3 kali dalam seminggu), namun jangan setiap hari.

  • Bilas sampai benar-benar bersih

    Saat keramas, pastikan bahwa Anda benar-benar membilas rambut sampai bersih. Upayakanlah agar tidak ada lagi sampo yang tertinggal di rambut, karena sisa sampo yang tertinggal di rambut dapat memperparah kondisi rambut berminyak Anda.

  • Keramas dengan air dingin atau air biasa

    Bilas rambut Anda dengan air dingin setelah keramas. Air dingin akan memperkecil pori-pori kulit kepala sehingga membuat kelenjar minyak tidak terlalu aktif dalam memproduksi minyak. Selain itu, air dingin juga membantu menutupi kutikula dan mengurangi kerusakan pada rambut. Selain air dingin, dapat juga menggunakan air biasa dengan suhu yang sama dengan suhu tubuh.

    Hindari keramas dengan air hangat karena air hangat cenderung membuka pori-pori di kulit kepala sehingga merangsang kelenjar minyak untuk menghasilkan minyak lebih banyak lagi. Hal yang sama juga berlaku untuk proses pengeringan rambut. Lebih disarankan bagi pemilik rambut berminyak untuk mengeringkan rambut secara alami. Sedapat mungkin, hindari cara pengeringan rambut dengan menggunakan hair dryer atau pengering rambut, karena panas justru akan merangsang produksi minyak lebih banyak lagi. Jika memang ingin menggunakan hair dryer, sebaiknya jangan gunakan hair dryer dengan jarak yang terlalu dekat dengan rambut untuk meminimalisir panas yang mengenai rambut.

    Selain hair dryer, penggunaan alat-alat perawatan rambut yang menghasilkan panas seperti alat pelurus rambut, hair blow, dan lain-lainnya sebaiknya juga dikurangi.

  • Jangan gunakan kondisioner pada kulit kepala dan akar rambut

    Penggunaan kondisioner bukanlah suatu keharusan bagi pemilik rambut berminyak. Karena sebenarnya, kondisioner digunakan untuk membantu menutrisi dan melembabkan rambut. Namun, boleh-boleh saja bila Anda memang ingin menggunakan kondisioner, asalkan penggunaannya tidak terlalu sering. Penggunaan kondisioner yang terlalu sering akan membuat rambut semakin lembab dan berminyak. Anda yang memiliki rambut berminyak dapat memilih jenis kondisioner yang oil-free atau jenis kondisioner yang kandungan minyaknya sedikit.

    Ada satu hal yang perlu diingat oleh pemilik rambut berminyak dalam menggunakan kondisioner adalah jangan pernah menggunakan kondisioner pada kulit kepala dan akar rambut. Kulit kepala merupakan tempat produksi sebum (minyak), sementara akar rambut adalah bagian yang paling dekat dengan kulit kepala (tempat produksi minyak).

    Menggunakan kondisioner pada kulit kepala dan akar rambut justru akan membuat rambut jadi tambah lembab dan berminyak. Sebaiknya, gunakan kondisioner hanya pada bagian atas (bukan akar rambut), tengah, sampai ke ujung rambut. Bagian ujung rambut adalah salah satu area yang paling perlu diberi lebih banyak kondisioner karena bagian ujung rambut lebih mudah bercabang.

  • Kurangi kebiasaan terlalu sering memegang dan menyisir rambut

    Sebaiknya kurangi kebiasaan memegang rambut dengan tangan. Sering memegang rambut akan membuat minyak di kulit kepala tersebar lebih cepat ke seluruh bagian rambut dan kepala, sehingga pada akhirnya rambut akan tampak lebih berminyak. Selain memegang, hindari juga terlalu sering menyisir rambut. Tekanan dan sentuhan dari sisir yang terlalu sering mengenai kulit kepala akan merangsang kelenjar minyak pada kulit kepala untuk lebih aktif lagi dan memproduksi minyak lebih banyak lagi. Atur dan sisirlah rambut Anda bila diperlukan saja, jangan terlalu sering.

  • Gunakan masker rambut alami khusus untuk rambut berminyak

    Rawatlah rambut berminyak Anda dengan menggunakan masker rambut yang terbuat dari bahan-bahan alami yang memang berkhasiat untuk membantu mengatasi masalah minyak berlebih pada rambut.

    Anda dapat membuat masker rambut sendiri di rumah. Misalnya, masker rambut yang terdiri dari campuran baking soda dan air lemon. Cara membuatnya, campurkan sedikit baking soda dengan air hangat, lalu tambahkan 1 sendok teh air jeruk lemon, aduk rata. Gunakan masker ini pada kulit kepala Anda, sambil pijat kulit kepala Anda dengan menggunakan ujung jari (bukan kuku). Gunakan secara merata ke seluruh bagian kulit kepala Anda, diamkan sebentar, setelah itu bilas bersih dengan air dingin.

    Selain masker baking soda dan lemon, Anda juga dapat merawat rambut berminyak Anda dengan beberapa bahan lainnya, seperti lidah buaya, lemon, kuning, telur, madu, inai, dan lain-lainnya.

Demikianlah beberapa tips dan cara perawatan rambut berminyak yang perlu diperhatikan. Semoga berguna untuk Anda



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: