Cara Mengatasi (Penanganan) Demam Pada Anak

Kombinasi Ibuprofen Parasetamol Demam Anak


informasitips.com – Anak-anak sering mengalami demam. Sebagian besar orang tua biasanya panik dan khawatir dengan kondisi tersebut, terlebih bila saat demam anak terlihat sangat tidak nyaman, tidak mau makan dan minum. Hal itu tentu sangat wajar, namun orang tua sebaiknya harus tetap tenang dalam menghadapi kondisi tersebut.

Waktu yang Tepat Memberi Obat Turun Panas Demam

Demam adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan suhu tubuh dari suhu normal biasanya. Sementara, suhu tubuh normal berkisar antara 36-37 derajat celsius.

Yang menjadi pertanyaan, apakah setiap terjadi demam perlu diberikan obat penurun panas? Kapan waktu yang tepat untuk memberikan obat penurunan panas demam?

Ketika anak demam orang tua biasanya ingin segera langsung menurunkan panas demam anak dengan langsung memberikam obat demam. Padahal tidak semua kondisi demam perlu langsung diberi obat penurun panas. Demam sebenarnya bukanlah penyakit, melainkan gejala. Demam timbul karena reaksi tubuh terhadap infeksi dan kondisi sakit lainnya.

Demam tak selalu harus diberi obat turun panas, sebab demam sebenarnya merupakan bentuk perlawanan tubuh terhadap infeksi virus atau bakteri. Menurunkan suhu tubuh dengan segera saat demam muncul justru dapat mengganggu proses pertahanan daya tahan tubuh sehingga virus atau bakteri mudah masuk pada saat anak demam.

Bila anak demam dengan suhu tubuh masih di bawah 38 derajat celsius, sebaiknya jangan langsung diberi obat penurun panas dulu.

Bila anak demam tinggi dengan suhu tubuh lebih dari 38 derajat celsius, maka orang tua perlu segera memberikan obat penurun panas ke anak, jangan tunda atau dibiarkan saja, karena demam dengan suhu di atas 38 derajat celsius bisa membuat anak kejang.

Loading...

Sebaiknya pilih obat turun panas golongan paracetamol, karena lebih aman dan memiliki efek samping yang paling sedikit. Paracetamol bisa digunakan untuk anak mulai dari usia bayi (tidak ada batasan umur), namun dosisnya harus disesuaikan dengan berat badan anak.

Penggunaan obat paracetamol akan memberikan dua efek, yaitu menurunkan demam (panas) anak, dan mengurangi rasa sakit (nyeri) sehingga membuat anak jadi lebih nyaman.

Baca juga: Tips Memberikan Obat Ke Bayi

Selain adanya peningkatan suhu tubuh, demam juga ditandai dengan gejala lainnya yaitu berkeringat, menggigil, sakit kepala, nyeri sendi, nafsu makan menurun, dehidrasi, dan badan lemah.

Apa Penyebab Demam?

Demam dapat disebabkan karena infeksi virus, infeksi bakteri, efek samping imunisasi, terlalu lama terkena sinar matahari, kanker, dan efek obat-obatan tertentu.

Meski terkadang ada penyebab demam yang sulit terdeteksi, namun secara umum penyebab demam bisa ditemukan dan diobati.

Cara Mengatasi Demam Pada Anak

Meski demam bukanlah sebuah penyakit, namun anak yang demam perlu segera mendapatkan pertolongan. Karena, kenaikan suhu tubuh pada sebagian kecil anak balita dapat menimbulkan kejang. Anak antara usia 6 bulan hingga 4 tahun ada kemungkinan mengalami kejang demam akibat suhu tubuh yang tinggi.

Lalu, bagaimana cara mengatasi demam pada anak? Bagaimana pula cara menurunkan panas demam pada anak?

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua dalam mengatasi (penanganan) demam pada anak:

1. Saat anak demam, orang tua diharapkan tetap tenang dan jangan panik. Segera ukur suhu tubuh anak dengan termometer, jangan menggunakan perabaan saja.

Untuk mengukur suhu tubuh anak dapat menggunakan termometer yang di tempatkan di ketiak, mulut, telinga, ataupun dubur. Biasanya, untuk mengetahui demam, orang tua dapat melakukan pengukuran suhu tubuh dengan termometer digital yang diletakkan di lipatan ketiak.

Baca juga: Suhu Normal Badan Bayi

2. Jika anak demam dengan suhu di bawah 38 derajat celsius (demam kurang dari 38 derajat celcius dengan pengukuran suhu pada ketiak anak), maka pertolongan yang perlu diberikan adalah:

– Gunakan baju tipis dan nyaman.

– Kompres dengan air hangat (jangan gunakan air dingin saat mengompres anak yang demam karena bisa membuat anak menggigil).

Loading...

– Gunakan selimut yang tipis saat anak tidur.

– Beri anak istirahat yang cukup.

– Berikan anak minum lebih banyak, karena pada saat demam tubuh kekurangan cairan.

– Jaga juga suhu ruangan agar tidak panas.

Beberapa langkah di atas merupakan cara yang efektif untuk menurunkan panas demam anak.

Pada kondisi demam kurang dari 38 derajat celcius ini anak tidak perlu diberi obat penurun panas.

cara mengatasi demam pada anak

3. Jika anak demam dengan suhu tubuh 38-39 derajat celsius (pengukuran suhu pada ketiak anak), pertolongan pertama yang perlu segera diberikan untuk menurunkan panas demamnya adalah dengan memberikan obat penurun panas (lebih dianjurkan untuk memilih obat turun panas golongan paracetamol, karena lebih aman).

Berikan anak obat penurun panas sesuai dosisnya tiap 4 jam atau 6 jam. Jika anak sedang tidur lelap, jangan bangunkan anak untuk memberikannya obat demam. Karena pada saat demam, tubuh memerlukan waktu istirahat yang lebih banyak.

Bila dalam 3 hari demam tetap tinggi (demam anak tidak juga turun), jangan naikkan dosis obat demam, tapi sebaiknya langsung dibawa ke dokter.

4. Jika anak demam tinggi dengan suhu tubuh di atas 39 derajat celsius (pengukuran suhu pada ketiak anak), maka jangan tunda lagi, segeralah berikan obat penurun panas demam pada anak (pilihlah obat turun panas golongan paracetamol, karena lebih aman).

Selanjutnya, untuk membantu menurunkan panas demam anak, kompres anak dengan air hangat 5-10 menit setelah pemberian obat agar obat dapat meneruskan efeknya.

Ingat, saat demam kompreslah dengan air hangat, jangan kompres anak dengan air dingin, karena justru bisa membuat anak menggigil sehingga menyebabkan terjadi kenaikan suhu tubuh anak.

Mengompres dengan air dingin saat demam akan meningkatkan pusat pengatur suhu di susunan saraf otak bagian hipotalamus, sehingga mengakibatkan badan menggigil dan terjadi kenaikan suhu badan.

Jangan pernah juga melakukan pengompresan dengan alkohol saat anak demam, karena alkohol akan terserap ke dalam aliran darah anak dan bisa menimbulkan gangguan pernapasan, hipoglikemia dan koma.

Bila demam tetap tinggi atau timbul kejang lebih dari 5 menit, maka segeralah periksakan anak ke dokter.

5. Amati perilaku dan aktivitas umum anak, apakah anak masih bisa bermain, masih mau makan dan minum, dan perhatikan pula buang air kecil (pipis) anak setiap 3-4 jam.

Jika anak lebih sering tidur, malas bermain (tidak aktif), tidak mau makan dam minum, dan buang air kecilnya semakin jarang, maka orang tua perlu segera membawa anak ke dokter.

Jika anak masih mau makan dan minum, dan masih aktif bermain, maka anak mungkin tidak membutuhkan obat turun panas demam, dan demam anak masih bisa ditangani sendiri di rumah.

Tips Penanganan Kejang Demam Pada Anak

  1. Baringkan anak dengan posisi terlentang dengan kepala miring.
  2. Singkirkan benda tajam.
  3. Kendorkan baju anak agar jalan napas lancar.
  4. Hindarkan anak dari benturan.
  5. Jangan masukkan apapun ke dalam mulut anak.
  6. Kejang umumnya akan berhenti sendiri, tapi bila kejang terus terjadi lebih dari 5 menit, segeralah bawa anak ke dokter atau rumah sakit. Karena, kejang yang terjadi lebih dari 5 menit dan frekuensinya sering muncul berisiko menimbulkan kerusakan otak yang nantinya dapat mempengaruhi tingkat kecerdasan dan tumbuh kembangnya.

    (Baca juga: Kejang Demam Pada Anak)

Demikianlah sedikit informasi tentang cara mengatasi demam pada anak.

Semoga bermanfaat.

Loading...

ARTIKEL TERKAIT:

One thought on “Cara Mengatasi (Penanganan) Demam Pada Anak”

  1. Lia berkata:

    Tips nya sangat membantu dan detail pembahasan cukup lengkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSLETTER:

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan:

KATEGORI:

FOLLOW US: