Informasi dan Tips – informasitips.com

Cara Menangani Kasus Narkoba

informasitips.com – Narkoba (narkotika dan obat/bahan berbahaya) merupakan senyawa yang bisa menimbulkan resiko kecanduan bagi penggunanya (penikmatnya). Pakar kesehatan mendefenisikan narkoba sebagai senyawa-senyawa yang sebenarnya diperuntukkan sebagai obat dalam bidang medis (obat bius saat operasi atau obat untuk jenis penyakit tertentu) namun disalahgunakan peruntukan dan dosisnya oleh orang sehingga menimbulkan berbagai efek negatif salah satunya adalah kecanduan. Efek kecanduan tersebut tentu sangat berbahaya bagi tubuh. Perlahan-lahan namun pasti akan merusak fungsi dan kerja otak, jantung, bahkan bisa mengakibatkan overdosis dan berujung pada kematian.

Banyak sudah orang yang menjadi budak narkoba. Pria wanita, tua muda bahkan anak-anak banyak yang terjerat narkoba dan bertahun-tahun menjadi pesakitan akibat kecanduan narkoba. Sungguh ironi dan menyedihkan sekali. Para pecandu narkoba merupakan korban yang perlu ditolong. Sekali sudah terjebak akan sangat sulit bagi para pecandu untuk lepas dari jeratan barang haram tersebut. Di sinilah perlunya peran dan bantuan dari masyarakat termasuk kita semua untuk menyelamatkan mereka agar bisa hidup normal, sehat, bersih tanpa narkoba.

cara mengatasi kasus narkoba

Banyak cara yang perlu dilakukan untuk menanggulangi kasus narkoba, mulai dari langkah pencegahan, penyembuhan (rehabilitasi) dan langkah represif (penegakan hukum).

Pencegahan
Yang paling penting dan utama dalam penanganan kasus narkoba adalah melakukan langkah pencegahan (preventif) agar jangan sampai kasus penyalahgunaan narkoba tersebut semakin melebar luas dan menjadi semakin sulit ditangani. Upaya pencegahan haruslah melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari lingkup terkecil masyarakat yaitu keluarga, lingkungan sosial, sekolah, lembaga swadaya masyarakat, bahkan sampai ke skala yang lebih besar lagi yaitu pemerintah. Namun, langkah pencegahan yang paling utama tetaplah dimulai dari peran orang tua di keluarga dan lingkungan sekitar anak.

Cara pencegahan yang patut dilakukan orang tua untuk melindungi anak dari jerat narkoba adalah:

  1. Menanamkan pondasi dan landasan yang kuat dalam diri anak sejak usia dini, yaitu pendidikan agama yang dilakukan oleh orang tua kepada anak-anaknya dalam lingkungan keluarga.
  2. Menciptakan suasanya keluarga yang hangat, harmonis, terbuka, penuh perhatian dan kasih sayang. Untuk mencapai hal ini, orang tua sejak dini perlu membangun ikatan hubungan orang tua-anak yang kuat disertai dengan komunikasi yang lancar dan saling pengertian. Hindari konflik yang tajam dan tak terselesaikan antara suami-istri, anak-orang tua agar anak merasa nyaman dan menganggap keluarga adalah “rumahnya”, tempat baginya untuk selalu kembali dalam keadaan apapun, bukan mencari pelarian ke tempat lain.
  3. Menanamkan pentingnya selalu memegang nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan. Ajarkan dan contohkan selalu teladan yang baik kepada anak. Hindari sikap, pola pendidikan yang keras, penuh intimidasi, dan otoriter. Orang tua harus memberikan perlindungan dan perhatian kepada anaknya. Orang tua juga perlua membatasi dan mengontrol pergaulannya terutama pergaulan yang tidak baik. Orang tua juga harus mampu menjadi sahabat bagi anak-anaknya.
  4. Memperkenalkan kepada anak tentang bahaya dan efek buruk narkoba, resiko dan akibat yang akan diterima bila terjerumus dalam dunia narkoba. Tanamkan pula kepada anak untuk berani menghindar dan berkata tidak pada narkoba.
  5. Dalam satu lingkungan, setiap orang tua harus bisa bekerja sama satu sama lain menjaga dan menciptakan lingkungan yang baik, bersih, positif dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anaknya.
  6. Orang tua juga perlu menjalin komunikasi dan kerja sama dengan guru selaku orang tua bagi anak di sekolah. Keduanya, baik orang tua maupun guru harus peka terhadap perkembangan emosi dan permasalahan yang dihadapi anak.



Berhadapan dengan orang yang terkena narkoba
Saat kita berhadapan dengan situasi dimana orang di sekitar kita menjadi pecandu narkoba, tentu akan muncul dalam diri kita keingingan untuk menolongnya. Namun, hati-hati jangan sampai keinginan Anda untuk menolongnya justru menarik Anda ikut masuk ke dalam dunia narkoba.

Bagaimana cara yang tepat untuk menolongnya?

  1. Berusaha memahami masalah yang dihadapi pengguna
    Sebelum kita memutuskan untuk menolong orang, sebaiknya kita perlu memahami masalah yang sedang dihadapinya. Oleh karena itu, dalam kasus ini kita perlu mengetahui segala sesuatu yang melatarbelakangi sampai ia akhirnya menjadi pecandu, apa penyebabnya, bagaimana dan sejauh apa tingkat keparahannya. Dengan berusaha memahami masalah yang melatarbelakanginya, pecandu tidak akan menganggap Anda sebagai musuh atau penghalang baginya. Ia justru perlahan-lahan akan membuka dirinya dan membiarkan Anda untuk menolongnya.
  2. Mengontrol diri saat berhadapan dengan pecandu
    Ada perasaan kecewa yang muncul bila kita melihat orang-orang terdekat ternyata terjebak masuk kedalam jerat narkoba. Pada saat itulah Anda tetap harus bisa mengontrol diri dan emosi agar tidak terbawa suasana. Orang yang kecanduan narkoba tak jarang melakukan tindakan yang impulsif dan merugikan orang di sekitarnya. Bersikaplah lebih tenang jangan sampai ketidakstablian emosinya justru membuatnya marah dan menolak Anda. Seorang pecandu yang ingin berhenti butuh berjuang keras melawan keinginannya untuk mengkonsumsi narkoba. Saat-saat tersebut merupakan saat yang berat bagi mereka dan tak jarang mereka bisa sampai berteriak histeris bahkan melukai diri mereka sendiri. Anda harus tetap sabar dan kuat menghadapinya.
  3. Perlahan-lahan
    Jangan memaksakan kehendak Anda terlalu keras terhadap mereka. Ketika kita ingin membantu seseorang, hal yang salah adalah kita terlalu memaksa untuk masuk ke dalam masalah orang tersebut. Begitu pun dengan para pecandu narkoba. Mereka tidak peduli jika kita ingin menolongnya bahkan mereka merasa terganggu. Lebih baik kita memberikan batasan dan jarak terlebih dahulu. Lalu perlahan-lahan menariknya keluar dari masalah tersebut.
  4. Bersikap sabar namun tetap tegas
    Bila para pecandu malah mendekati kita untuk mempengaruhi agar turut menjadi pecandu, sebaiknya kita lebih berhati-hati dan secara tegas berkata TIDAK! Anda juga harus bersikap tegas dan mengatakan tidak pada mereka bila dalam proses penyembuhan (rehabilitasi) si pecandu tergoda untuk kembali lagi ke narkoba. Memang untuk menolong para pecandu bukanlah pekerjaan yang mudah terlebih bila mereka melakukan penolakan secara terus-menerus. Namun Anda harus tetap bersabar. Berikanlah support yang besar untuk mereka dan jangan pernah membiarkan mereka memecahkan masalahnya sendiri.
  5. Bekerja sama dengan orang lain
    Kita tidak bisa menolong seorang pecandu sendirian. Kita membutuhkan orang lain, terutama orang-orang yang memiliki keahlian khusus dalam menghadapi pecandu. Ajaklah pecandu agar ia mau menyembuhkan dirinya dari ketergantungan narkoba lewat bantuan pusat-pusat rehabilitasi narkoba. Selalu berikan dukungan moril dan spiritual kepadanya selama ia menjalani rehabilitasi. Jangan pernah membiarkan ia merasa ditinggalkan sendiri.



Langkah penegakan hukum
Di Indonesia, hukum yang berlaku tentang penyalahgunaan narkoba adalah pelaku pengedar dan pengguna semuanya dikenai sanksi hukum. Hal ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Vonis penjara minimal 4 tahun bagi pengedar narkoba. Pasal-pasal dalam peraturan perundang-undangan tersebut telah menetapkan sanksi-sanksi hukum bagi orang-orang yang menyalahgunakan narkoba. Langkah penegakan hukum ini dilakukan agar bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku. Untuk itu, berhati-hatilah dan jauhilah narkoba. Bila tidak berakhir di penjara, para pecandu yang perlahan-lahan merusak tubuh mereka sendiri itu akan berakhir dengan kematian. Jadi, katakan TIDAK pada Narkoba.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih

OUR FRIEND