Informasi dan Tips – informasitips.com

Cara Meminta Putus dari Pasangan Tanpa Harus Menyakitinya

informasitips.com – Diputuskan oleh pacar sudah cukup menyakitkan. Tak peduli laki-laki ataupun perempuan, ketika ia diputuskan oleh sang pacar, ia akan sedih kecewa. Beberapa bahkan “meluangkan” waktunya untuk menangis seharian atau depresi karena ia tidak bisa menerima permintaan putus si jantung hati.

Namun, beban sebenarnya ada pada si pemutus hubungan itu sendiri. Jika sang pacar termasuk orang yang mudah marah, tukang selingkuh, posesif dan karateristik menyebalkan lainnya, mungkin kita tidak perlu bepikir dua kali untuk meminta putus dari pasangan dan kita juga bisa meminta putus kapan saja. Tapi bagaimana kalau pacar kita adalah seseorang yang perhatian, tidak mudah marah, lucu dan menyenangkan? Pastinya kita ragu untuk meminta putus darinya karena kita takut akan menyakiti perasaanya.

Jika kamu benar-benar tetap ingin meminta putus dari pasangan kamu, tapi kamu juga tidak ingin menyakiti perasaannya, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk meminta putus dari pasangan tanpa harus menyakiti perasaannya:

  • Pilih waktu dan tanggal yang tepat untuk memutuskannya

    Sebelum kamu meminta putus darinya, kamu harus membuat perencaan matang terlebih dahulu. Pilih tanggal dan waktu yang kira-kira sesuai untuk memutuskannya. Jangan memutuskannya di hari ulang tahunnya atau pada perayaan Valentine; ini akan menjadi hadiah terburuk dalam hidupnya.

  • Cara minta Putus dari Pacar

  • Jaga jarak

    Jangan mencoba untuk berkomunikasi dengannya seminggu sebelum hari pemutusan. Jika ia menelepon, katakan kamu sibuk. Dengan menjaga jarak, kamu memiliki kesempatan untuk memikirkan kembali keinginan kamu untuk memutuskannya. Siapa tahu itu hanya keinginan sesaat, bukan? Tapi, jika kamu sudah sangat yakin ingin mengakhiri hubunganmu dengannya, ini bisa menjadi saat yang tepat untuk melakukan “gladi bersih” proses pemutusan nanti. Bagaimana pun juga, kamu harus melatih kata-kata apa yang akan kamu lontarkan di hari itu.

  • Janjian di tempat yang sesuai

    Ketika hari pemutusan tiba, buatlah janji untuk bertemu dengannya di tempat yang sesuai. Pilih tempat yang nyaman untuk kalian berbicara. Jangan pilih tempat yang ramai seperti restoran atau Mall; tentunya kamu tidak ingin mempermalukannya di hadapan banyak orang, bukan?

  • Jujur

    Katakan sebenarnya kenapa kamu ingin memutuskannya, tapi kamu juga harus berhati-hati ketika mengatakannya. Jangan mengatakan, “Kamu tidak membuatku bahagia” tapi katakan, “Aku tidak bahagia bersamamu.” Dengan begitu, kamu tidak membebaninya dengan perasaan bersalah karena tak mampu membahagiakanmu. Ada baiknya kamu berlatih mengucapkan kata-kata putus ini di depan kaca, atau mintalah seorang teman untuk memainkan role-play ini.

  • Bersiap untuk hal terburuk yang akan terjadi

    Persiapkan diri untuk hal terburuk yang mungkin terjadi. Bagaimana kalau dia menolak diputuskan? Bagaimana kalau dia panik, menangis sekencang-kencangnya, atau bahkan mengamuk? Buatlah dia tenang dan jangan malah meninggalkannya. Katakan, “Keputusanku sudah bulat dan aku tidak akan merubahnya. Kita bisa membicarakannya lagi setelah kamu sudah merasa baikan.” Setelah dia tenang, kamu bisa mulai menjelaskan kembali alasanmu kenapa memutuskannya.

  • Beri dia semangat

    Jika dia bisa menerima permintaan putusmu, katakan padanya kamu berharap ia akan menemukan orang lain yang lebih tepat untuknya. Jangan memberinya harapan palsu dengan mengatakan, “Telepon aku kalau kamu ada masalah” atau “Aku akan selalu ingat kamu.” Kalau dia sudah menerima keputusanmu, tinggalkan dia dan jangan menengok ke belakang lagi. Biarkan dia dengan kesedihannya sampai ia merasa baikan dengan sendirinya.

Beberapa orang mengiyakan ketika mantan pacar mereka bertanya, “Bisakah kita tetap berteman?” Jika kamu sudah positif memutuskannya, jangan merusaknya dengan tetap berteman dengannya. Bukan berarti kalian jadi bermusuhan, lho. Tetaplah jaga jarak dengannya karena jika kalian tetap dekat, ia mungkin masih memendam harapan untukmu dan akan semakin sulit baginya untuk melupakanmu. Beri dia ruang untuk bisa sepenuhnya menghapusmu dari pikirannya.

Nah, itulah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan jika kamu ingin meminta putus dari pasangan tanpa harus menyakiti perasaanya. Ingat untuk melatih kata-kata yang akan kamu ucapkan di hari pemutusan. Semoga berhasil…



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

3 thoughts on “Cara Meminta Putus dari Pasangan Tanpa Harus Menyakitinya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: