Informasi dan Tips – informasitips.com

Buah-buahan yang Baik Untuk Bayi

informasitip.com – Buah merupakan jenis makanan yang segar dan menyehatkan. Selain itu, buah juga memiliki ragam manfaat jika dikonsumsi secara teratur. Buah mengandung berbagai vitamin seperti Vitamin A, vitamin C, vitamin E, B, zinc, kalium, dan berbagai mineral lainnya yang bermanfaat untuk tubuh.

Buah tidak hanya boleh dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa saja. Bayi pun dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan. Buah sangat disarankan karena memiliki kandungan gizi yang sangat bagus untuk menunjang tumbuh kembang Bayi.

Selain untuk menunjang tumbuh kembangnya, buah-buahan juga dapat menjadi media yang sangat pas bagi bayi untuk belajar makan dan mengenal aneka macam makanan baru. Rasa buah yang manis dan teksturnya yang lembut sangat cocok dijadikan sebagai makanan pendamping ASI (MPASI) setelah bayi berusia 6 bulan ke atas.

Nah, buah-buah apa saja yang baik dikonsumsi oleh bayi?

  1. Buah Pisang
    Siapa yang tidak kenal dengan buah Pisang. Buah yang satu ini cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia, selain harganya yang relatif murah, buah ini pun memiliki kandungan gizi yang sangat bagus.

    Buah Pisang sangat disarankan sebagai makanan lumat Bayi di awal pemberian MPASI. Hal itu dikarenakan, tekstur pisang yang lembut sehingga mudah dicerna oleh bayi.

    Zat gizi penting yang ada dalam buah pisang adalah kalium (paling tinggi pada bagian tengah pisang), serat, vitamin B2, B6, dan vitamin C, zat besi (fe), magnesium, kalsium, selenium dan mineral penting lainnya.

    Buah-buah yang baik untuk dikonsumsi bayi

    Kandungan kalium yang ada dalam pisang juga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Penelitian mengungkapkan bahwa mereka yang terbiasa mengkonsumsi pisang dan makanan sumber kalium lainnya memiliki risiko lebih kecil untuk mengalami arterosklerosis (penyempitan pembuluh darah) dan tekanan darah tinggi.

    Namun, harap diperhatikan buah pisang dapat menyebabkan sembelit apabila dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak. OLeh karena itu, agar bayi tidak sembelit atau susah buang air besar, hindari pemberian buah pisang yang terlalu banyak ke bayi.

    Kapan saat yang tepat untuk memperkenalkan buah pisang kepada bayi?

    Buah pisang dapat diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan. Buah ini merupakan buah yang tepat untuk diberikan sebagai makanan pertama untuk bayi. Tekstur lembut dan halusnya, membantu memudahkan bayi dalam belajar makan.

    Buah pisang dapat diberikan kepada bayi dengan cara dikerok dengan sendok atau dicampur dalam bubur bayi. Ingat, Anda tidak perlu membuang bagian tengah pisang karena bagian tengah tersebut kaya kandungan kalium yang baik untuk bayi.

    Buah pisang juga dapat diberikan dengan cara dihaluskan dan dicampur dengan susu formula atau ASI.

    Hal yang perlu diingat orangtua adalah buah pisang sebaiknya tidak diberikan terlebih dahulu kepada bayi yang memiliki riwayat alergi, khususnya alergi getah. Pemberian buah dapat ditunda sampai usia bayi di atas satu tahun. Untuk itu, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum memberikannya kepada bayi.

  2. Buah Pepaya
    Buah tropis berbentuk lonjong ini kaya akan kandungan Vitamin A (yang baik untuk mata dan kulit), Vitamin B1, B2, Vitamin C (memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi), Vitamin E (baik untuk kulit bayi), asam folat, Niasin, Tiamin, kalium, kalsium, zat besi, zinc dan mineral lainnya yang sangat baik untuk tumbuh kembang bayi.

    Selain itu, serat dan kandungan enzim papain yang ada dalam buah pepaya sangat bagus untuk kesehatan pencernaan bayi. Oleh karenanya, pepaya dapat digunakan untuk membantu mengatasi masalah sembelit.

    Bila Anda memiliki masalah bayi susah BAB (buang air besar), Anda dapat memberikan buah pepaya ke bayi untuk membantunya agar lancar buang air besa.

    Baca juga: Bayi Susah Buang Air Besar (BAB), Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Kapan saat yang tepat untuk memperkenalkan buah pepaya kepada bayi?
    Meskipun pepaya bagus untuk bayi, namun sebaiknya pepaya tidak diberikan sebagai buah pertama untuk bayi. Pepaya dapat diberikan ke bayi setelah bayi diperkenalkan dengan buah pertamanya yang lebih mudah dicerna, seperti pisang dan alpukat.

    Waktu yang pas untuk memperkenalkan dan memberikan buah pepaya kebada bayi adalah mulai dari usia 7 bulan ke atas. Bagi bayi yang memiliki riwayat alergi, sebaiknya tidak diperkenalkan dulu dengan buah pepaya. Tunggu sampai usia bayi di atas 1 tahun baru coba mulai diperkenalkan.

    Cara penyajian pepaya untuk bayi bisa dengan cara dihaluskan (diblender halus) atau dipotong kecil-kecil (untuk bayi yang sudah lebih besar: usia 10 atau 12 bulan ke atas).

    Cara penyajian lainnya adalah bisa juga dengan dikukus sebentar 5-10 menit. Hal ini banyak dilakukan orangtua untuk bayi yang agak sensitif pencernaannya, agar getahnya hilang dan pepaya lebih mudah dicerna.

    Contoh resep makanan dari buah pepaya untuk bayi usia 8 bulan:

    – 100 gram Pepaya matang, buang bijinya
    – sedikit plain yougurt

    Pepaya dihaluskan dan diblender dengan yougurt. Kemudian, siap diberikan kepada bayi.

  3. Alpukat
    Buah alpukat merupakan salah satu buah yang sangat baik untuk bayi. Tekstur buah yang lembut dan rasanya yang enak bisa dijadikan pilihan yang pas sebagai MPASI, selain pisang dan pepaya.

    Buah ini kaya akan nutrisi. Selain kaya akan asam Folat, Alpukat juga kaya akan Vitamin A yang bagus untuk mata, Vitamin E, niasin, vitamin B, zat besi, serat, kalium, fosfor, magnesium dan mineral lainnya yang diperlukan tubuh.

    Kebaikan lainnya adalah Alpukat memiliki kandungangan lemak bagus yaitu lemak tak jenuh yang sangat baik untuk pertumbuhan sel otak bayi.

    Kapan saat yang tepat untuk memperkenalkan buah alpukat kepada bayi?
    Alpukat dapat diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan ke atas dengan cara dihaluskan (makanan lumat untuk bayi) dan bisa juga dicampurkan dengan jenis buah lainnya seperti pisang, pir, ditambah sedikit susu.

  4. Buah Pir
    Buah Pir termasuk juga salah satu buah yang bagus untuk bayi. Buah pir memiliki rasa yang sangat manis dengan kandungan gula fruktosa dan glukosa. Bayi pasti menyukai buah ini karena rasanya yang manis dan kandungan airnya yang cukup tinggi sehingga terasa menyegarkan ketika dimakan.

    Selain itu, buah pir juga mengandung banyak vitamin A, B, C, Niasin, folat, kalium, kalsium dan lainnya. Buah pir rendah akan kandungan sodium dan tidak mengandung lemak jahat.

    Kapan saat yang tepat untuk memperkenalkan buah pir kepada bayi?
    Buah pir bermanfaat juga untuk mengatasi sembelit pada bayi. Anda dapat mulai memberikan buah pir untuk bayi mulai usia 6 bulan ke atas. Buah ini dapat diberikan dalam bentuk bentuk Puree buah (dengan cara direbus lalu dblender/pakai saringan kawat) atau bisa juga diberikan dalam bentuk jus buah pir (diambil sarinya).

  5. Labu kuning
    Buah berwarna kuning ini kaya akan serat sehingga dapat membantu Bayi agar lancar buang air besar (BAB).

    Walau keliatan keras, buah labu kuning sesungguhnya memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dicerna oleh Bayi.

    Buah labu kuning kaya beta-karoten yang baik untuk menurunkan risiko penyakit kanker dan jantung. Selain itu, buah ini juga banyak mengandung vitamin A, C, K, zat besi, protein yang baik untuk pertumbuhan tubuh bayi.

    Kapan saat yang tepat untuk memperkenalkan buah labu kuning kepada bayi?
    Buah ini dapat diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan ke atas. Pemberiannya dapat dengan cara diberikan dalam bentuk bubur labu kuning, yaitu dibuang dulu kulit dan bijinya, dikukus (direbus), lalu diblender halus. Dalam pemberiannya pun tidak perlu ditambahkan gula, karena rasa labu kuning sudah cukup manis untuk Bayi Anda.

    Pada anak-anak, labu kuning dapat digunakan untuk menambah nafsu makan dan sebagai obat cacingan.

  6. Apel
    Buah apel juga termasuk buah yang baik untuk diberikan ke bayi. Apel kaya serat yang bagus untuk menjaga kesehatan pencernaan (membantu mencegah timbulnya kanker usus).

    Buah apel sangat kaya akan zat penting yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh, misalnya antioksidan, Vitamin A, C, E, Folat, mineral kalium, kalsium, fosfor, dan mineral lainnnya.

    Kapan saat yang tepat untuk memperkenalkan buah apel kepada bayi?
    Buah Apel dapat diberikan kepada Bayi mulai usia 6 bulan dalam bentuk puree ataupun jus buah. Buah Apel juga bisa disajikan dengan cara dipotong kecil-kecil sebagai “finger food” untuk bayi usia 10 bulan ke atas.

Selain buah-buah di atas, banyak juga orangtua yang mulai memberikan buah yang asam seperti jeruk dan tomat ke bayi mereka. Hal ini sebenarnya boleh saja, karena di dalam jeruk dan tomat juga banyak sekali terkandung nutrisi penting bagi tumbuh kembang bayi. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah-buahan asam seperti jeruk dan tomat sangat baik untuk menjaga imunitas (daya tahan tubuh).

Namun, harap diingat bahwa pemberian buah yang rasanya asam seperti jeruk dan tomat sebaiknya tidak diberikan sebagai makanan pertama untuk bayi. Tundalah pemberian buah-buahan ini sampai setidaknya bayi berusia 1 tahun, terutama bagi bayi yang memiliki riwayat alergi. Karena, buah-buahan ini dapat menimbulkan reaksi alergi bayi pada makanan.

Meskipun demikian, bukan berarti buah-buahan tersebut tidak boleh diberikan sama sekali ke bayi. Tipsnya, kenalkanlah secara bertahap, lalu lihat bagaimana reaksi anak selama 2 atau 3 hari untuk mengetahui apakah timbul reaksi alergi atau tidak. Bila tidak ada reaksi alergi yang timbul, maka orang tua dapat terus lanjut memberikannya. Untuk penyajiannya ke bayi, Anda dapat memberikan buah jeruk baby kepada bayi yang tidak ada bijinya dan rasanya yang manis, atau memberikan jus tomat kepada bayi.

Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: