Informasi dan Tips – informasitips.com

Bermain Puzzle dapat Meningkatkan Kemampuan Spasial Anak

informasitips.com – Ternyata permainan puzzle bagi anak menyimpan manfaat yang menakjubkan. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Chicago terungkap bahwa bermain puzzle bagi anak yang berusia antara 2 hingga 4 tahun memberikan manfaat dalam mengembangkan kecerdasan spasial mereka ke arah yang lebih baik di kehidupannya kelak.

Para peneliti tersebut mengamati kegiatan bermain puzzle yang dilakukan anak yang didampingi oleh orang tuanya melalui rekaman video. Dari rekaman video tersebut, interaksi antara orang tua dengan anaknya diamati ketika mereka bermain puzzle. Hasil yang didapat adalah ternyata anak (berusia 26 hingga 46 bulan) yang bermain puzzle menunjukkan kemampuan spasial yang lebih baik ketika mereka berusia 54 bulan. Kemampuan spasial yang dimaksud itu adalah kemampuan anak dalam mengenal bentuk suatu bangun ketika dirotasikan. Jika anak menunjukkan kemampuan spasial yang baik, maka diprediksikan dia akan memiliki kemampuan Sains, Teknologi, Rekayasa dan Matematika yang baik juga di masa mendatang. Itu artinya sang anak akan cakap untuk menjadi seorang ilmuwan, inovator, perancang bangun dan lain sebagainya. Hasil ini menunjukkan bahwa bermain puzzle sedini mungkin sangat penting dalam meletakkan pondasi perkembangan kemampuan spasial seorang anak.

Manfaat Bermain Puzzle

sumber: www.futurity.org

Penelitian yang dipimpin oleh Professor Levine itu juga menemukan bahwa anak laki-laki lebih baik dalam bermain puzzle yang lebih rumit dibandingkan dengan anak perempuan. Hal tersebut juga terlihat dari orang tua anak laki-laki yang lebih mengajarkan kemampuan spasial pada anaknya saat mendampingi mereka bermain puzzle. Keterikatan mereka dengan anaknya juga lebih dekat dibandingkan dengan orang tua anak perempuan. Secara mental, anak laki-laki juga lebih unggul dari anak perempuan ketika mereka diberi tugas pada usia 54 bulan. Nah, mengenai hal tersebut, Levine menyebutkan bahwa sebenarnya penelitian lanjutan dibutuhkan untuk menjelaskan kenapa ada perbedaan pada jenis kelamin menyangkut kemampuan dalam memecahkan puzzle, kenapa anak laki-laki lebih unggul dibandingkan dengan anak perempuan?

Untuk sementara, Levine menjelaskan mungkin perbedaan kelamin tersebut terkait dengan fakta bahwa orang tua anak laki-laki lebih banyak menggunakan bahasa spasial dibandingkan dengan orang tua dari anak perempuan. Dan hal tersebut juga terkait dengan stereotipe yang beredar di masyarakat bahwa anak laki-laki memang lebih baik dalam hal kemampuan spasial, Levine menjelaskan. Menilik kenyataan tersebut, bagia Anda yang memiliki anak perempuan tidak perlu berkecil hati, karena sebenarnya anak perempuan juga memiliki kesempatan yang sama baiknya dengan anak laki-laki dalam mengembangkan kemampuan spasialnya, tergantung dari stimulasi yang orang tua berikan kepada anak.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *