Informasi dan Tips – informasitips.com

Benarkah ASI Dapat Membunuh Virus HIV?

informasitips.com – Satu lagi keajaiban Air Susu Ibu (ASI) ditemukan. Selain memiliki segudang gizi dan manfaat, penelitian terbaru yang telah dipublikasikan di jurnal PLoS Pathogens pada 14 Juni 2012 menemukan fakta bahwa ASI diyakini memiliki kemampuan untuk membunuh virus HIV. Benarkah demikian?

Sekitar 15% infeksi HIV terjadi pada anak-anak. Tanpa penanganan yang serius, hanya kurang dari 65% anak-anak yang terinfeksi HIV dapat bertahan hidup sampai usia 1 atau 2 tahun. Pada beberapa kasus, menyusui bayi dapat menjadi media penyebaran (transmisi) infeksi virus HIV dari Ibu pengidap HIV ke bayinya. Namun pada beberapa kasus lainnya, bayi yang diberi ASI ternyata tidak terinfeksi HIV meskipun mengkonsumsi ASI yang terinfeksi HIV dalam waktu lama dan terus-menerus.

Berangkat dari kedua hal yang agak bertolak belakang tersebut, para peneliti dari Universitar Carolina Utara, Amerika mencoba melakukan penelitian untuk mencari tahu apakah ASI mentransmisi virus HIV atau justru memproteksi bayi dari infeksi HIV.

Para peneliti menggunakan tikus sebagai model percobaan mereka. Jaringan sumsum tulang, hati dan timus milik manusia terlebih dahulu diintroduksikan ke tikus yang digunakan sebagai model tersebut sehingga akan merangsang munculnya sistem imun pada tikus seperti pada manusia. Pada keadaan demikian diharapkan tikus sudah memiliki fungsi sistem imun yang menyerupai manusia dan kini dapat diinfeksi HIV pada keadaan yang sama dengan menusia terinfeksi. Selanjutnya, tikus-tikus tersebut diberi ASI yang telah terinfeksi HIV. Hasilnya cukup menakjubkan, tikus-tikus tersebut tidak ikut terinfeksi HIV meskipun telah diberi ASI yang terinfeksi HIV.

ASI dapat membunuh virus HIV

Lebih lanjut, para peneliti menyimpulkan bahwa di dalam ASI terkandung sejenis zat tertentu yang memiliki kemampuan untuk melawan virus HIV. Komponen dalam ASI yang sampai saat ini masih belum diketahui dengan jelas tersebut diyakini oleh para peneliti dapat membunuh partikel virus HIV dan sel-sel yang telah terinfeksi virus HIV, sekaligus juga mampu mencegah transmisi virus HIV lewat mulut dari ibu ke bayi melalui ASI. Kedepannya, para peneliti berharap temuan tersebut bisa terus dikembangkan agar bisa ditemukan produk yang bisa digunakan untuk melawan virus HIV.

Lalu, apakah itu berarti ibu penderita HIV tetap diperbolehkan untuk menyusui bayinya? Bila merujuk dari hasil penelitian di atas dapat dikatakan bahwa Ibu penderita HIV tetap disarankan untuk memberikan ASI ke bayinya, karena ASI yang diproduksi justru dapat membunuh dan mencegah transmisi virus HIV ke bayi. Namun, Deborah Jack dari National Aids Trust, sebuah badan di Inggris yang peduli pada masalah HIV AIDS menyarankan bahwa Ibu penderita HIV sebaiknya tetap memberi susu formula ke bayinya. Meski ia menyambut positif temuan tersebut, namun temuan tersebut masih perlu dikaji dan dikembangkan lebih lanjut lagi karena hanya dilakukan dalam skala kecil dan menggunakan hewan sebagai model percobaannya.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2012


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *