Informasi dan Tips – informasitips.com

Bayiku Tidur, Aku pun Tidur

Bayi dan ibu tidurinformasitips.com – Masalah ini sering kali dialami oleh para orang tua, ketika waktu tidur tiba dan mata kita mulai mengantuk tetapi bayi kita masih asyik beraktifitas dengan ocehannya, gerakannya, ataupun dengan senyum manisnya.

Yakinlah bahwa bukan hanya anda yang mengalami hal itu, saya pun demikian, terkadang sampai memancing emosi kita, padahal bayi kita tidak tahu apa-apa. Satu hal yang anda perlu ingat adalah bahwa bayi selalu merekam apapun rangsangan yang kita berikan kepadanya. Hal yang terjadi pada jam tidurnya pun sedikit banyak juga merupakan “ulah” kita sendiri sebagai orang tuanya. Pola tidur bayi yang tidak sesuai dengan kita dikarenakan ketika sang bayi masih berada di perut ibunya sebagian besar aktivitasnya dilakukan malam hari, sedangkan siang hari dihabiskannya untuk tidur. Tugas kita lah untuk mengubah pola tidurnya tersebut.

Seringkali ketika hendak menidurkan buah hati, kita memberinya susu dengan harapan tinggi agar lambat laun dia terlelap dan akhirnya kita pidahkan dia secara perlahan ke dalam boks tempat seharusnya dia tidur, tidak jarang pula kita melangkah dan bicara dengan sangat pelan supaya si kecil tidak kaget dan akhirnya bangun (Sungguh lucu ya….?). Tapi tahukah anda? Ketika buah hati kita terbangun di malam harinya seringkali dia susah untuk tidur kembali atau bahkan dia tidak bisa tidur lagi sampai menjelang pagi {Saya pernah mengalami hal itu 🙁 }. Hal tersebut disebabkan karena si kecil bingung ketika dia terbangun berada di tempat yang berbeda dan tidak ada orang tuanya di sekitarnya. Saat itulah dia akan menangis memanggil kita yang tengah bermimpi indah, saat itu jugalah emosi kita diuji kesabarannya (Saya pernah nggak lulus loh, kasihan bayiku….).

Ada cara jitu untuk mengatasi hal di atas. Pertama, lakukanlah ritual-ritual tertentu yang membuat sang bayi merasa nyaman ketika hendak tidur, misal mengganti popoknya, mengusap tubuhnya dengan kain hangat, ataupun mengelus-elus keningnya, dsb. Ingat!! Pada saat anda merencanakan bahwa dia harus tidur pada waktu tertentu, maka pada saat itu juga anda harus membawa si kecil ke tempat tidurnya. Jangan lagi letakkan dia di ruang nonton TV ataupun di tempat yang lain selain kamarnya. Lalu lakukan ritual-ritual yang sudah anda rencanakan. Lakukan hal itu rutin setiap harinya, sehingga sang bayi akan merespon bahwa ritual-ritual yang kita lakukan padanya adalah pertanda bahwa dia harus segera tidur dan sudah waktunya untuk tidur. Percayalah, dia akan belajar mengenai hal itu (Bayi kita adalah Bayi Pintar).

Kedua, seperti saya katakan sebelumnya bahwa anda harus komitmen untuk mengorbankan waktu anda melakukan ritual-ritual untuk membantu dia tidur, anda juga harus berkomitmen bahwa sekali si kecil masuk kamar maka jangan lagi membawa dia keluar dari kamar. Tidak hanya itu, anda juga harus berkomitmen supaya tidak terlalu lama mengangkat si kecil dari tempat tidurnya, ajarkan kepadanya bahwa boks itu adalah tempat untuknya tidur yang paling nyaman. Biasakan anda mengangkat si kecil hanya untuk menenangkan dia ataupun mengatasi masalahnya. Saya pernah bilang sebelumnya bahwa bayi kita akan merespons apapun yang kita lakukan padanya, begitu juga dalam hal ini, hal rutin yang kita lakukan setiap malam akan selalu masuk dalam memorinya. Jangan Pernah Ubah Itu !!!

Ketiga, ada penerimaan dari kita ketika sang bayi menangis ataupun terbangun. Jangan respon tangisannya dengan kesal ataupun keluhan, pasang saja wajah dingin anda sambil atasi masalah si bayi. Apakah dia lapar? kepanasan? kedinginan? Apapun itu masalahnya atasi dan kasih batasan, maksudnya anda harus punya batasan yang jelas sampai kapan harus menemaninya agar dia tertidur. Itu juga merupakan proses pembelajaran bagi sang bayi. Biasanya bayi dengan usia 4-5 bulan sudah bisa membedakan waktu siang dan malam.

Semoga masukan saya bermanfaat untuk anda semua. Mungkin masih banyak cara yang dapat diterapkan untuk mengubah pola tidur bayi kita menjadi benar. Saya perlu menulis ini, karena cara ini cukup berhasil saya terapkan pada bayi 4 bulan saya. Saya harapkan masukannya. Terima kasih.

(ST)



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

One thought on “Bayiku Tidur, Aku pun Tidur

  1. Etha

    Senang sekali membaca artikel ini. Jujur saja, saya sering jengkel klo si kecil terbangun tengah malam. Saya juga br tau klo bayi akan merekam kemarahan kita. Harus lebih srg senyum nih. Thx a lot ya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: