Bagaimana Kolesterol Jahat (LDL) diangkut di dalam Tubuh?

informasitips.com – Siapa yang tidak kenal kolesterol? Hampir setiap orang sudah tahu apa itu kolesterol dan bagaimana dampak yang ditimbulkan olehnya terhadap kesehatan kita. Pengangkutan Kolesterol Jahat Adalah LDL (Low-Density Lipoprotein) yang bertanggung jawab terhadap efek negatif yang disebabkan oleh kolesterol seperti arteriosklerosis ataupun stroke. Dampak negatif LDL tersebut berkaitan erat dengan proses pengangkutannya di dalam tubuh. Oleh karena itu, dengan mengetahui mekanisme pengangkutan kolesterol jahat atau LDL di dalam tubuh diharapkan kita bisa melakukan langkah pencegahan yang efektif guna menghindari terjadinya dampak negatif yang fatal bagi kesehatan manusia. Sayangnya, proses pengangkutan kolesterol jahat atau LDL di dalam tubuh belum banyak diketahui.

Tim peneliti dari University of New South Wales (UNSW) berhasil menemukan substansi yang mengatur bagaimana dan dimana LDL disimpan di dalam tubuh. Substansi tersebut diketahui merupakan sebuah protein yang disebut protein Hrs. Protein Hrs memiliki peran yang spesifik dalam menentukan bagaimana dan dimana LDL disimpan.

Para peneliti itu menunjukkan dalam percobannya bahwa penurunan jumlah protein Hrs akan menyebabkan penumpukan kolesterol di endosom, yaitu bagian dari sel yang biasanya hanya mengandung sedikit kolesterol. Penemuan ini membantu pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana sel menangani kolesterol. Pengangkutan kolesterol yang salah akan menyebabkan penumpukan kolesterol di bagian sel yang salah pula hingga akhirnya akan menyebabkan kematian sel. Tentu saja, hal tersebut memiliki peran dalam proses munculnya penyakit jantung dan sejumlah kelainan neurologik seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Para tim peneliti dari UNSW itu sekarang tengah berusaha menemukan faktor lain yang mungkin bekerjasama dengan protein Hrs dalam pengaturan lalu lintas kolesterol di dalam tubuh. Dengan adanya hasil penelitian dari tim peneliti asal UNSW tersebut diharapkan strategi pengobatan terbaru yang efektif dalam penyembuhan penyakit jantung dan neurodegenerative dapat ditemukan. Semoga…

Loading...

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>