Informasi dan Tips – informasitips.com

Bagaimana Cara Stimulasi Bayi untuk Tepuk Tangan?

informasitips.com – Salah satu tahap penting dalam perkembangan bayi di tahun pertama mereka adalah kemampuannya untuk bertepuk tangan. Bagi orang dewasa, bertepuk tangan bukanlah sesuatu yang istimewa, namun bagi bayi, bertepuk tangan menunjukkan perkembangan yang signifikan pada sistem koordinasi di diri mereka.

Usia bayi untuk mulai mampu bertepuk tangan biasanya adalah 9 bulan, namun tidak jarang juga yang baru mencapainya di usia 10 atau bahkan 11 bulan. Mengingat pentingnya pencapaian ini, maka orang tua harus selalu waspada jika bayinya belum bisa bertepuk tangan di usia mereka yang 9-11 bulan. Berikanlah mereka stimulasi secara berkesinambungan, namun jangan terkesan memaksa. Stimulasi itu bisa dilakukan sejak bayi Anda berusia 7 bulan, karena pada rentang usia 7-9 bulan bayi mengalami perkembangan yang cepat, otak mereka mampu menyerap keahlian-keahlian baru yang diajarkan. Bahkan, sebagian bayi ada yang sudah distimulasi untuk bertepuk tangan ketika mereka berusia 5 bulan, dan saat 6 bulan sudah bisa bertepuk tangan.

Memang tidak mudah untuk memancing bayi bertepuk tangan. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menstimulasi si kecil bertepuk tangan:

  • Pegang kedua tangan si kecil lalu gerakkan seolah-olah meniru gerakan tepuk tangan.
  • Berikan dia tepuk tangan yang meriah saat dia melakukan sesuatu hal yang baik atau merupakan suatu prestasi sambil berkata, “Yeah.. anak bunda pintar… Bunda tepuk tangan untuk Kamu…”. Ulangi hal tersebut di depan dirinya hingga ia nanti bisa meniru, bayi menyukai pengulangan dan mereka belajar dari meniru.
  • Tunjuk orang lain yang juga bertepuk tangan untuk prestasi yang dicapai si kecil sambil berkata, “Lihat, mereka juga bertepuk tangan untuk Kamu! Ayo tepuk tangan, Sayang”
  • Pancing dia dengan bernyanyi satu lagu sambil bertepuk tangan di hadapannya, lalu nyanyikan lagu yang sama dan gerakkan kedua tangannya sambil meniru gerakan bertepuk tangan. Jadikan lagu itu sebagai “lagu tepuk tangan” antara Anda dan si kecil.
  • Seluruh anggota keluarga secara kompak bertepuk tangan ketika sedang menonton acara televisi bersama dimana di dalam acaranya juga terdapat momen bertepuk tangan. Pada saat itu, si kecil akan memerhatikan dan mungkin bertanya-tanya mengapa semua orang bertepuk tangan? Dan apakah dirinya seharusnya juga bertepuk tangan? Hal itu lambat laun akan memancing dirinya untuk dapat bertepuk tangan

Kemampuan bayi agar bisa bertepuk tangan merupakan puncak dari perkembangan mereka yang konstan dari bulan-bulan sebelumnya. Tepuk tangan pada bayi juga mengindikasikan bahwa si kecil selalu belajar untuk mengerti mengenai tubuh mereka beserta kemampuannya, termasuk dalam bergerak. Si kecil pun juga belum mengerti arti sebenarnya dari bertepuk tangan, yang ia tahu adalah bahwa ketika ia bertepuk tangan maka hal itu akan membuat senang orang-orang di sekitarnya dan ia akan mengulanginya lagi.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: