Informasi dan Tips – informasitips.com

Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Untuk Anak?

informasitips.com – Jika Anda adalah orang tua yang memiliki anak kecil atau pasangan yang baru saja menikah dan berencana dalam waktu dekat untuk punya anak, mungkin Anda sudah memperkirakan mahalnya biaya pendidikan yang harus disiapkan ketika anak Anda memasuki perguruan tinggi.

Merupakan hal yang wajar apabila orang tua menghendaki pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Biaya pendidikan selalu meningkat setiap tahunnya dan jika Anda tidak mempersiapkan hal ini sebelumnya, maka Anda dapat mengalami masalah keuangan di masa depan.

Terlebih lagi apabila Anda berencana untuk menyekolahkan buah hati Anda di sekolah yang memiliki fasilitas yang bagus dengan kurikulum berstandar internasional yang dilanjutkan dengan kuliah ke luar negeri, tentu dana pendidikan yang akan Anda keluarkan akan semakin besar.

Pendidikan anak sangatlah penting karena hal ini merupakan investasi yang dapat menjamin kesuksesannya di masa depan. Ilmu adalah jendela dunia, pendidikan yang tinggi dapat menghasilkan generasi penerus yang handal dan merupakan modal bagi anak Anda untuk membuka semua peluang untuk meraih cita-citanya.

bagaimana cara mempersiapkan tabungan pendidikan untuk anak?

Jadi jangan tunggu lagi, segera mulai sekarang! Semakin cepat Anda menyiapkan dana pendidikan untuk anak Anda, semakin baik. Jangka waktu yang lebih panjang akan meringankan besarnya uang yang harus Anda tabung tiap bulannya. Lalu, apa yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan dana pendidikan bagi anak? Berikut beberapa cara yang patut Anda ketahui:

  1. Buat daftar sekolah yang diminati untuk pendidikan anak
    Buatlah daftar beberapa sekolah yang berkualitas baik tapi yang sesuai dengan kemampuan keuangan Anda untuk membiayai pendidikan anak.

  2. Hitung prediksi biaya pendidikan anak dari TK sampai perguruan tinggi
    Walaupun sulit untuk mengetahui berapa jumlah dana yang pasti harus dikeluarkan untuk pendidikan anak Anda kelak, cobalah untuk menghitung prediksi biaya dari mulai pendidikan usia tingkat TK sampai perguruan tinggi. Caranya dengan mencari informasi biaya masuk atau uang pangkal ke masing-masing tingkat pendidikan di sekolah untuk anak yang diminati. Misalnya saja biaya masuk anak ke TK, apabila saat ini sekitar 5 juta, maka dengan asumsi kenaikan dana pendidikan sebesar 10 persen setiap tahunnya, maka dalam 4 tahun lagi kelak akan menjadi 8 juta dan begitu seterusnya.

    Biaya yang biasanya dikeluarkan untuk pendidikan anak terbagi atas:

    • Uang pangkal yang cukup dibayarkan sekali saja saat mendaftarkan anak ke satu tahap pendidikan/sekolah.
    • Uang SPP yang harus dibayar secara rutin setiap bulannya atau setiap semester.
    • Biaya pendukung kegiatan sekolah anak seperti pembelian buku pelajaran, seragam sekolah dan uang saku yang jumlahnya berubah berdasarkan kebutuhan usia anak.
    • Biaya ekstra kurikuler yang digunakan untuk membiayai kegiatan anak di luar pendidikan sekolah seperti kursus menari, kursus bahasa asing dan lain sebagainya.

  3. Disiplin untuk menyisihkan pendapatan bulanan Anda
    Cobalah mengatur jumlah dana atau uang yang harus disisihkan dari penghasilan bulanan Anda untuk pendidikan anak. Ketika Anda mengetahui jumlah dana yang harus Anda siapkan untuk pendidikan anak kelak, segera disiplinkan diri mempersiapkan tabungan pendidikan untuk anak. Sebaiknya Anda menyisihkan 20 % penghasilan Anda untuk dana pendidikan anak.

  4. Tentukan jenis investasi yang akan Anda gunakan untuk mempersiapkan anggaran pendidikan anak Anda
    Apakah Anda memasukkannya ke dalam asuransi pendidikan, tabungan pendidikan atau investasi dalam bentuk tanah dan emas, sehingga dana pendidikan anak akan siap ketika Anda memerlukannya. Mari kita simak beberapa pilihannya:

    • Tabungan biasa di bank
      Jenis investasi ini merupakan produk yang paling sering dipilih oleh para orang tua dalam menyiapkan tabungan pendidikan bagi anak. Hal ini dikarenakan prosesnya yang mudah, hanya dengan membuka rekening tabungan dan masukkan anggaran biaya pendidikan yang Anda sisihkan dari penghasilan Anda secara rutin ke rekening tabungan.

      Anda mendapatkan bunga dan potongan pajak setiap bulannya. Hal yang dikhawatirkan adalah bahwa setoran dana pendidikan anak dapat terputus atau berhenti sewaktu-waktu apabila terjadi peristiwa tidak terduga (Anda meningal dunia), sehingga tabungan pendidikan yang Anda persiapkan untuk masa depan anak Anda terancam tidak terlaksana.

    • Tabungan pendidikan anak

      Akhir-akhir ini banyak bank yang menawarkan produk tabungan pendidikan anak sekolah. Produk ini adalah tabungan biasa yang dilengkapi dengan perlindungan asuransi jiwa. Jadi apabila Anda meningal dunia dan setoran setiap bulan Anda terputus, maka setoran Anda akan dilanjutkan oleh perusahaan asuransi sampai saat jatuh tempo, sehingga dana pendidikan anak tetap dapat tersedia kelak ketika dibutuhkan.

    • Asuransi pendidikan

      Asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan walaupun memiliki tujuan yang sama, sesungguhnya memiliki karakteristik yang berbeda. Asuransi pendidikan adalah asuransi yang dilengkapi investasi untuk pendidikan, sementara tabungan pendidikan adalah investasi untuk pendidikan yang dilindungi dengan asuransi. Atau dengan kata lain asuransi pendidikan diterbitkan oleh perusahaan asuransi, sementara tabungan pendidikan diterbitkan oleh bank.

      Oleh karena itu, sebetulnya produk asuransi pendidikan ini sebenarnya tidak berbeda jauh dari produk asuransi jiwa lainnya. Jika Anda meninggal dunia padahal anak Anda belum menyelesaikan sekolahnya dan preminya belum selesai dibayar, maka dana pendidikan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi tetap akan dibayarkan kepada anak Anda. Manfaat yang diterima pada umumnya adalah berupa santunan dan investasi untuk biaya pendidikan.

      Karena berupa produk asuransi, maka investasi pendidikan anak ini tidak bisa dicairkan setiap saat. Investasi jenis ini dapat dicairkan dengan dua kondisi. Pertama, yakni apabila telah jatuh tempo dan yang kedua yakni apabila terjadi kematian.

      Cara kerja asuransi pendidikan pada umumnya adalah Anda membayar premi dengan jumlah tertentu (misalnya tiap satu, tiga, enam atau dua belas bulan). Jatuh tempo asuransi dapat diatur dan disesuaikan dengan jadwal pendidikan anak agar uang cair saat usia anak masuk sekolah. Misalnya mulai dari SD, SMP, SMU, dan perguruan tinggi, Anda akan mendapatkan dana pendidikan untuk anak Anda dengan jumlah yang bervariasi. Asuransi pendidikan anak ini memerlukan proses yang berbelit dan tidak semudah tabungan pendidikan.

    • Deposito

      Deposito memberikan suku bunga lebih besar dari tabungan biasa. Sayangnya banyak bank mensyaratkan jumlah minimal Rp 1.000.000,00 untuk nasabah membuka deposito. Oleh karena itu, apabila Anda memiliki banyak uang dan ingin menabung secara sekaligus dalam jumlah besar, produk investasi ini tepat dilakukan oleh Anda.

      Dana pendidikan anak yang disimpan dalam bentuk deposito tidak bisa diambil sewaktu-waktu, tapi terkunci dalam jangka waktu tertentu sesuai jenis deposito yang dipilih. Mempersiapkan tabungan pendidikan untuk anak dalam bentuk ini baik dilakukan dalam jangka panjang, disesuaikan waktunya agar uang yang terkunci dapat dicairkan ketika anak Anda akan mulai masuk sekolah.

    • Investasi tanah

      Anda membutuhkan modal yang cukup besar apabila memilih investasi pendidikan anak dalam bentuk tanah. Investasi tabungan pendidikan anak ini cukup beresiko karena merupakan hal yang tidak mudah untuk menjual kembali sebidang tanah yang sudah Anda beli. Penambahan jumlah penduduk setiap tahunnya, sementara tidak terjadi penambahan tanah menyebabkan investasi ini dapat memberikan Anda keuntungan karena harga tanah selalu naik setiap tahunnya. Oleh karena itu, untuk memperoleh keuntungan yang besar pilihan tabungan pendidikan anak dalam bentuk tanah.

    • Investasi emas

      Anda dapat menabung untuk menyiapkan dana pendidikan anak dengan memilih berinvestasi pada emas. Harga emas bervariasi dan pada umumnya dipengaruhi oleh kondisi tertentu misalnya harga dolar yang naik secara drastis, naiknya harga barang dan jasa secara drastis serta kerusuhan sosial politik.

      Apabila keadaan berlangsung normal saja, maka harga emas pun biasanya tidak mengalami kenaikan, malah kemungkinan bisa turun. Jika terjadi kenaikan biasanya juga tidak terlalu menyolok dan kemungkinan kenaikannya masih dibawah suku bunga tabungan pendidikan di bank. Sebaiknya investasi berupa emas Anda jadikan pilihan terakhir sebagai persiapan dana pendidikan anak Anda.

  5. Lakukan evaluasi dan revisi rencana keuangan Anda

    Lakukan evaluasi persiapan dana pendidikan anak yang sudah Anda jalankan minimal setahun sekali. Setiap tahun asumsi suku bunga tabungan, deposito, dan produk investasi lainnya seperti tanah dan emas dapat berubah. Sama halnya dengan perubahan kenaikan biaya pendidikan. Evaluasi ini diperlukan untuk menghindari kemungkinan adanya ketidaksesuaian antara asumsi yang selama ini Anda gunakan dan kenyataan yang sesungguhnya terjadi. Anda juga bisa melakukan revisi apabila rencana keuangan yang sudah Anda tetapkan belum mencapai target yang diinginkan.

Orang tua yang baik selalu mendahulukan kebutuhan anak-anaknya. Pendidikan sangat penting. Dengan menyiapkan dana pendidikan anak mulai dari sekarang, pendidikan anak akan terjamin. Jangan tunda merencanakan dana pendidikan untuk anak Anda. Lebih cepat lebih baik untuk Anda dan anak Anda. Tapi jangan terlalu dipaksakan, Anda bisa menyisihkan penghasilan Anda dalam jumlah yang wajar sehingga tujuan menabung tercapai, tanpa harus mengorbankan kehidupan Anda sekarang. Semoga uraian di atas dapat mempermudah Anda menyiapkan dana pendidikan untuk anak.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: