Informasi dan Tips – informasitips.com

Bagaimana Cara Mengatasi Nyeri Haid?

informasitips.com – Nyeri haid atau dismenore bukan sesuatu yang asing bagi kaum wanita. Apalagi bagi wanita dewasa yang masih dalam masa subur. Hampir sebagian besar yang mengalami menstruasi pasti pernah merasakan nyeri haid, meskipun tingkat keluhannya berbeda-beda. Ada yang merasakan nyeri yang teramat sangat dan berlangsung lebih dari satu hari. Ada pula yang merasakan nyeri dalam waktu beberapa jam saja. Hebatnya, rasa sakit saat jadwal haid tiba akan datang setiap bulan mengikuti siklus haid masing-masing wanita. Tapi bagaimanapun itu, nyeri haid memang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi wanita yang terbiasa aktif.

Dari faktor penyebab terjadinya nyeri haid diketahui bahwa sesungguhnya nyeri haid adalah suatu hal yang wajar. Mengingat saat proses terjadinya menstruasi otot-otot rahim akan mengalami kontraksi hebat. Karena otot rahim berkontraksi maka aliran darah yang mengalir ke pembuluh darah ikut berkurang. Akibatnya otot-otot rahim bekerja semakin aktif merangsang ujung-ujung saraf hingga menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, kondisi psikologis seseorang yang sedang mengalami stress atau depresi juga dapat memengaruhi rasa nyeri saat menstruasi datang.

Faktor-faktor lain yang tidak kalah pentingnya untuk diketahui sebagai pencetus rasa nyeri saat haid adalah faktor usia. Pada saat mengalami haid untuk pertama kalinya, rasa nyeri tidak terasa terlalu menyiksa. Hal ini disebabkan karena kemungkinan kontraksi otot rahim tidak terlalu aktif. Namun, 2-3 tahun setelah masa haid pertama, rasa sakit mulai terasa semakin menyakitkan. Posisi rahim yang menghadap ke belakang (retroversi), peradangan pada selaput lendri rahim, pemakaian spiral, pertumbuhan jaringan pada lapisan rahim di dalam ruang panggul atau yang biasa disebut dengan endometrosis, adanya tumor pada mulut rahim, serta infeksi tulang panggul/pelvis, menjadi rangkaian faktor penyebab memperburuknya nyeri haid.

Umumnya rasa nyeri yang paling berat terjadi pada hari pertama datangnya haid dan berlangsung tidak lebih dari 24 jam. Pusat rasa nyeri berada di bagian perut bagian bawah dan pinggang. Jika pun ada keluhan penyerta seperti pegal-pegal, pusing, dan mual, itu tidak akan menjadi permasalahan besar selama si penderita masih dapat bertahan dan mengatasinya dengan obat atau jamu pereda rasa sakit. Namun, bila rasa nyeri berlangsung lebih dari 24 jam dan terjadi pendarahan yang sangat hebat, maka kemungkinan ada gangguan serius pada rahim si penderita. Jika hal tersebut terjadi pada Anda, maka segera periksakan diri secepatnya ke dokter pilihan Anda.

Tips Mengatasi Nyeri Haid
Sekarang ini, banyak cara yang dapat Anda coba lakukan untuk mengatasi nyeri haid. Setidaknya mengurangi rasa nyeri di saat aktivitas sibuk Anda. Ingin tahu? Berikut beberapa cara mengatasinya:

  • Berbaring pada landasan yang datar
    Berbaring merupakan cara yang paling sederhana dan aman untuk Anda lakukan demi mengurangi rasa nyeri haid. Berbaringlah pada permukaan datar agar tulang punggung Anda lurus dan tubuh benar-benar merasa rileks. Bila kasur Anda terlalu empuk dan membuat punggung Anda serasa tenggelam, sebaiknya berbaringlah di atas lantai saja. Memang, Anda tidak akan benar-benar bisa menebak dengan pasti kapan haid akan datang. Anda hanya bisa memperkirakan jadwal kedatangannya berdasarkan perhitungan siklus. Haid bisa datang di saat Anda sedang berada di kantor atau di luar ruangan yang menyulitkan Anda untuk berbaring. Jika hal itu terjadi, cobalah mencuri sedikit waktu untuk menenangkan diri dan mencari tempat yang agak sunyi agar Anda dapat merebahkan diri selama beberapa menit saja.

    Mengatasi Nyeri Haid

    sumber gambar: thepaincentre.co.nz

  • Latihan yoga
    Olah fisik sekaligus meditasi ini bukan saja membuat tubuh segar dan sehat. Meskipun tidak semua orang yang pernah melakukan yoga, namun olah fisik ini sangat dianjurkan untuk dilakukan. Beberapa step yoga terkosentrasi pada panggul dan pinggang, yaitu tempat dimana pusat rasa sakit akibat haid sering terjadi. Pada step itulah rasa sakit saat haid bisa diminimalisir. Jika Anda seorang pemula, tidak ada salahnya mempelajari gerakan yoga melalui internet atau kunjungi sanggar-sanggar yoga untuk dapat membantu Anda mengatasi keluhan.

  • Memanfaatkan botol panas
    Ini adalah cara klasik yang telah dilakukan sejak dulu untuk mengatasi rasa nyeri atau keram pada bagian perut. Cara ini cukup sederhana, Anda hanya membutuhkan botol kosong yang tidak terlalu berat dan (sebaiknya) terbuat dari kaca tahan panas. Misalnya botol bekas sirup. Isi botol yang telah kosong tersebut dengan setengah air panas dan seperempat air dingin. Gulirkan botol tersebut pada perut. Bila takut terlalu panas, Anda bisa mengalasnya terlebih dahulu dengan kain atau pakaian yang sedang Anda kenakan. Efeknya cukup besar untuk membantu mengendurkan ketegangan otot-otot bawah perut, dan tentunya membuat Anda merasa lebih nyaman.

  • Hindari mengonsumsi kafein dan alkohol selama haid
    Jika Anda seorang pecandu kopi atau minuman beralkohol, sebaiknya hentikan konsumsi kopi dan alkohol selama masa haid. Sebab, kafein dan alkohol dapat membuat pembuluh darah menyempit dan memacu kerja jantung lebih cepat. Akibatnya secara psikis Anda akan merasa lebih tegang dan sulit menetralisir rasa sakit. Sebagai gantinya, Anda dapat mengonsumsi air putih lebih banyak atau teH herbal untuk mengurangi rasa kembung di masa haid.

  • Memenuhi asupan zat besi secara rutin
    Saat haid tubuh akan terasa lemas. Biasanya juga muncul keluhan sakit kepala, mual, sulit berkosentrasi, bahkan pingsan bagi wanita yang mengalami haid berat. Untuk mengatasinya, perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi seperti bayam, daging sapi, hati ayam, buah bit dan kacang-kacangan.

  • Olahraga ringan
    Siapa bilang olahraga selama masa haid berbahaya? Justru melakukan olahraga ringan selama masa haid dapat mengurangi rasa nyeri. Hal itu disebabkan karena pada saat berolahraga tubuh melepaskan hormon endorfin lebih banyak untuk membangkitkan rasa nyaman. Selain itu, melakukan olahraga ringan di masa haid akan melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh.

  • Menyantap coklat dan kismis
    Coklat dan kismis mengandung zat yang dapat merangsang peningkatan produksi hormon endorphin. Menyantap coklat dan kismis akan memengaruhi ketenagan psikis Anda sehingga timbul sensasi rasa nyaman.

  • Berendam di air hangat
    Siapapun tahu bahwa berendam di dalam air hangat akan membantu meredakan ketegangan otot-otot tubuh. Berendam di dalam air hangat tidak hanya dianjurkan saat Anda merasa lelah karena beraktivitas seharian. Tapi juga saat Anda mengalami nyeri haid. Berendamlah sekitar 15-20 menit di dalam air hangat dan rasakan bagaimana rasa nyeri akibat haid itu dapat mereda.

  • Ganti alat kontrasepsi Anda
    Keluhan nyeri selama masa haid tidak terlepas dari pengaruh penggunaan alat kontrasepsi seperti spiral atau pil KB. Beberapa wanita memang mengalami rasa nyeri haid yang lebih hebat daripada sebelum ia menggunakan alat kontrasepsi. Itu berarti letak permasalahannya berada pada alat kontrasepsi yang digunakan. Memang, beberapa alat kontrasepsi terutama pil KB bekerja sangat aktif mengatur hormon Anda sehingga merangsang terjadinya gejala-gejala buruk seperti mood yang tidak stabil, munculnya jerawat, kegemukan, dan nyeri haid. Bicarakan masalah ini pada dokter kandungan atau bidan bila Anda memutuskan untuk mengganti alat kontrasepsi yang sedang digunakan.

  • Minum obat yang mengandung ibuprofen atau anti peradangan non steroid
    Saat ini obat-obat pengurang rasa sakit atau pengurang terjadinya inflamasi non steroid dijual bebas di toko-toko obat. Anda bisa mencoba mengonsumsinya jika cara-cara di atas tidak dapat membebaskan Anda dari rasa sakit. Dengan dosis yang dianjurkan, diharapkan obat pengurang rasa sakit mampu mengurangi penderitaan Anda selama masa haid.

  • Temui dokter secepatnya
    Jika obat-obatan pengurang rasa sakit pun tidak dapat meredakan rasa nyeri selama haid, berarti ada kemungkinan terjadi permasalahan serius pada rahim Anda. Segera konsultasikan masalah ini pada dokter agar kemungkinan terburuk bisa lebih cepat teratasi.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi keluhan nyeri haid. Semoga bermanfaat untuk seluruh wanita yang tetap ingin sehat dan aktif selama masa haid.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: