Informasi dan Tips – informasitips.com

Apa Itu Reklamasi? Manfaat atau Mudharat?

informasitips.com – Reklamasi yang dimaksud di sini adalah reklamasi daratan (land reclamation), sehingga dapat diartikan bahwa reklamasi adalah suatu proses untuk menciptakan lahan baru pada permukaan laut, biasanya reklamasi dilakukan di daerah pantai atau pesisir.

Penciptaan lahan baru dapat dilakukan dengan cara menguruk area yang akan direklamasi dengan batu-batu besar dan/atau dengan semen, lalu ruang-ruang di antaranya diisi dengan tanah liat dan lumpur hingga mencapai tinggi sesuai dengan yang diharapkan.

Selain itu, reklamasi dapat juga dilakukan dengan cara mengurug lahan dengan pasir yang sebelumnya telah dikeruk dari dasar laut, hingga akhirnya terbentuk daratan baru. Pengerukan dilakukan dengan menggunakan kapal pengeruk yang biasa disebut dengan dredger.

Fungsi dan Tujuan Reklamasi

Reklamasi The Flevopolder Belanda

(The Flevopolder: pulau buatan terbesar hasil reklamasi di Belanda)

Reklamasi merupakan hal lazim yang dilakukan di banyak Negara dengan berbagai tujuan.

Reklamasi dapat ditujukan untuk membuat lahan pertanian atau agrikultur, serta lahan pemukiman. Bahkan ada juga reklamasi yang dilakukan di atas lahan pembuangan sampah (TPA) yang biasanya ditujukan untuk membuat taman (contoh: Sydney Olympic Park), lapangan golf atau lapangan untuk olahraga, serta gedung perkantoran (contoh: Dakin Building di California) dan kawasan perindustrian.

Sudah banyak wilayah di dunia ini yang dimanfaatkan untuk kehidupan manusia yang merupakan lahan hasil reklamasi. Contoh, The Flevopolder di Belanda yang merupakan pulau buatan terbesar hasil reklamasi yang ditetapkan sebagai bagian dari propinsi Flevoland.

Contoh yang paling dekat adalah Singapura, dimana 20% daratannya atau seluas 135 kilometer persegi merupakan lahan hasil reklamasi.

Masih banyak negara lain yang juga melakukan reklamasi untuk menambah lahan dan dimanfaatkan untuk keperluan kehidupan penduduknya, seperti Banglades, Korea Selatan, Hong Kong, Tiongkok, Dubai, Monaco, Jepang, Selandia Baru, Libanon, Bahrain, dan lain-lain.

Dampak dari reklamasi

Dalam hal positif, reklamasi jelas dapat memberikan dampak yang positif bagi kehidupan manusia. Namun, nilai positif itu akan didapat jika kajian lengkap mengenai pelaksanaan reklamasi dan dampaknya di wilayah itu telah dilakukan dengan benar, jika tidak, maka reklamasi justru akan membawa dampak negatif bagi kehidupan manusia.

Pada umumnya, dampak positif reklamasi adalah memberikan lahan tambahan bagi aktivitas masyarakat. Seandainya lahan reklamasi dijadikan lahan pertanian tentu hal tersebut akan sangat menguntungkan bagi ketersediaan pangan, sementara jika reklamasi diperuntukkan untuk pemukiman maka akan sangat menguntungkan karena dapat mengurangi jumlah tunawisma yang akan memberikan dampak sosial tersendiri ke depannya.

Reklamasi dengan cara membuat daratan pada permukaan laut di sepanjang garis pantai akan membuat permukaan air laut meningkat, seperti yang terjadi di Florida.

Jika permukaan laut meningkat, maka aliran sungai yang bermuara ke laut akan terganggu. Pada akhirnya, hal tersebut dapat mengakibatkan atau memperparah terjadinya banjir.

Pemukiman yang dekat dengan laut menjadi lokasi yang paling terancam banjir, sementara daerah yang biasanya banjir akan terkena dampak banjir yang lebih parah dibandingkan dengan sebelumnya.

Tidak hanya itu, reklamasi di sepanjang garis pantai juga akan mempengaruhi perilaku pasang surut air laut yang dapat meningkatkan intensitasi terjadinya banjir pada area sekitar muara.

Jangkauan pasang surut air laut pada area sekitar pantai dapat bertambah sebagai akibat dari reklamasi yang dilakukan.

Mengingat hal itu semua, oleh karenanya kajian mendalam terkait dampak reklamasi sangat perlu untuk dilakukan agar reklamasi bisa membawa manfaat bagi semua pihak, terutama masyarakat.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *