Informasi dan Tips – informasitips.com

Antibiotik Tak Rasional Untuk Flu Dan Batuk

informasitips.com – Flu dan batuk sejauh ini adalah jenis penyakit ringan yang sangat mudah menyebar dan menular. Flu dan batuk ditimbulkan oleh virus influenza type A dan B. Virus influenza tipe ini memilih medium udara yang diperlukan semua orang sebagai sarana untuk penyebaran. Virus yang dikenal cerdas ini tidak hanya pintar memilih medium untuk berkembang biak tetapi juga pintar bermutasi (mengubah dan memperbanyak diri menjadi bentuk yang lebih kuat) di dalam sel hidup.Sedang di luar sel hidup jenis virus ini mampu bertahan sampai terhirup seseorang. Virus influenza menyerang tanpa pandang bulu dan pintar memilih waktu yang tepat untuk menyerang, yaitu disaat seseorang berada pada kondisi imunitas/daya tahan tubuh lemah.

Virus influenza bermutasi setiap tahun, sehingga tidak mengherankan jika hampir setiap tahun pula kita terkena flu dan batuk. Paling tidak setahun sekali pasti pernah mengalami hidung meler, sakit kepala, batuk, tidak enak badan (malaise), peradangan pada selaput lendir hidung dan saluran pernafasan, kadang disertai peningkatan suhu tubuh. Akibat terlalu sering menyerang serta menyebabkan rasa tidak nyaman, maka biasanya seseorang yang terinfeksi virus influenza langsung buru-buru membeli obat. Obat antibiotik adalah salah satu pilihan yang paling sering digunakan.

Antibiotik, hasil penemuan ilmuwan Inggris, Alexander Fleming ini merupakan temuan penting dalam dunia kesehatan. Antibiotik yang pada awal abad ke 18 diberi nama pinisilin memiliki fungsi menyembuhkan penyakit akibat infeksi bakteri. Definisi antibiotik sendiri adalah zat anti bakteri yang menghambat atau bahkan membunuh perkembangbiakan bakteri.

antibiotik tidak tepat untuk flu batuk

Kompas.com melansir, hasil survei yang dilakukan Health Protection Agency (HPA) di Inggris terhadap 1800 orang, menemukan fakta bahwa 1 dari 10 orang tak menghabiskan resep antibiotik yang diberikan dokter dan akan mengonsumsi sisanya jika suatau hari sakit kembali. Meski survei tersebut dilakukan di Inggris, sebenarnya penggunaan antibiotik yang tak rasional terjadi hampir dibanyak tempat, termasuk Indonesia. Mengutip laporan World Health Organization tahun 2005, di rumah sakit dan puskesmas Indonesia, ditemukan pada 50 resep obat rata-rata mengandung antibiotik. Sedang survei yang dilakukan oleh Yayasan Orangtua Peduli menemukan hal serupa, yakni sebanyak 86.4% anak menderita infeksi virus yang ditandai dengan demam dan 71.1% anak penderita diare diberi resep obat yang salah satu obatnya mengandung antibiotik.

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat (dosis, frekuensi dan waktu) mengurangi fungsi antibiotik itu sendiri. Selain itu kebiasaan dan pemahaman yang salah mengenai antibiotik, dapat menjadi penyebab seseorang mengalami resistensi (kebal) obat. Jika seseorang mengalami resistensi obat atau dosis antibiotik yang dianjurkan tidak mempan mengobati infeksi bakterinya dengan sangat terpaksa dokter akan menaikkan dosis tersebut atau menganti varian antibiotik dengan efek yang lebih keras. Penggunaan antibiotik dosis tinggi memiliki resiko terhadap kerusakan ginjal.

Jadi dari fakta diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa antibiotik tidak memiliki korelasi sama sekali terhadap penyembuhan flu dan batuk, karena flu dan batuk disebabkan oleh virus influenza. Kecuali jika terjadi komplikasi ketika flu dan batuk menyerang anda. Misalnya terjadi infeksi bakteri ditelinga bagian dalam atau terjadi sinusitis (peradangan pada sinus hidung), untuk menangani kasus/komplikasi tersebut, peran antibiotik sangat diperlukan.

Mengatasi flu dan batuk
pada saat terjangkit virus influenza yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 200 macam, tubuh kesulitan membangun/mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Akibat serangan virus-virus tersebut leukosit (sel darah putih) yang bertugas sebagai tentara tubuh berada pada kondisi lemah dan kalah sehingga tidak dapat memfagosit (memakan) virus-virus itu.

Karena belum ada obat yang dapat membunuh virus, anda tidak perlu terburu-buru pergi kedokter dan meminta obat. Prinsip utama yag harus selalu anda ingat untuk mengatasi flu dan batuk adalah meningkatkan sistem imunitas tubuh, karena berdasarkan penelitian 95% orang normal akan terinfeksi jika virus masuk melalui hidungnya. Dari setiap orang yang terinfeksi, hanya 75% yang mengalami gejala flu dan batuk. Sedang 25% sisanya tidak mengalami gejala apa pun, meski mengalami infeksi. Hal ini menunjukkan bahwa tubuh memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Berikut tips yang dapat anda coba untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh anda:

  • Istirahat
    Istirahat tidur memberi kesempatan secara total pada tubuh anda untuk memperbaiki sistem kekebalan yang sedang di acak-acak oleh virus influenza. Berhentilah sejenak dari aktivitas anda, beri waktu pada tubuh anda untuk beristirahat.
  • Konsumsi soup sayuran dengan bumbu bawang putih
    Bawang putih mengandung bahan kimia yang memiliki fungsi antimikroba, antivirus dan antiprotozoa.
  • Konsumsi vitamin C
    Vitamin C meski tidak dapat mengobati, berfungsi untuk memperpendek proses timbulnya gejala.
  • Perbanyak minum air putih
    Air putih memiliki efek yang sangat baik bagi tubuh anda karena ion-ion negatif yang terdapat di dalam air putih mampu meredakan rasa sakit, menetralkan racun dan membantu leukosit anda untuk memerangi virus yang menganggu anda.
  • Minum air hangat/teh hangat
    Uap dari minuman hangat tersebut, ketika anda menghirupnya dapat membantu melegakan saluran pernapasan anda yang tersumbat.
  • Olahraga
    Peneliti Appalachian State University, Dr Eccles mengatakan jika ingin benar-benar terbebas dari flu, cara terbaik adalah jalan cepat selama 30 menit sebanyak 5 kali perminggu. Menurutnya latihan ringan ini baik karena melancarkan peredaran darah keseluruh tubuh dan membantu sel darah putih (leukosit) menemukan sumber infeksi.


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: