Informasi dan Tips – informasitips.com

Angin Duduk: Ketahui Penyebab, Gejala dan Penanganannya

informasitips.com – Pernahkah anda menjumpai tetangga atau rekan kerja tiba-tiba meninggal tanpa sebab? Kematian mendadak tanpa gejala nyata seperti ini biasa disebut angin duduk. Penderita angin duduk seringkali tidak menampakkan gejala yang signifikan sehingga dianggap masuk angin biasa. Padahal, penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera mendapat pertolongan.

Penyebab Angin Duduk

Dalam dunia medis angin duduk disebut angina pektoris yang merupakan cabang dari penyakit jantung. Kematian mendadak pada penderita angin duduk merupakan akibat dari penyumbatan arteri koronaria yang bertugas memberi makanan (oksigen) pada jantung atau bisa juga disebabkan ketidaksesuaian antara pasokan dengan kebutuhan oksigen. Ada empat faktor yang menjadi penyebab penyumbatan arteri koronaria yaitu aterosklerosis atau penumpukan kolesterol jahat pada pembuluh darah, sumbatan oleh sel beku darah (trombosis), penyempitan pembuluh darah akibat kejang, serta infeksi pembuluh darah. Sedangkan penyebab kedua diakibatkan lonjakan kebutuhan oksigen secara tiba-tiba seperti pada aktivitas olahraga tanpa pemanasan, mendaki gunung, berada di daerah yang terlalu dingin, dan sebagainya.

Penyebab utama aterosklerosis adalah pola makan yang salah atau terlalu banyak mengonsumsi kolesterol sehingga membentuk plak pada dinding pembuluh darah. Plak ini mempersempit pembuluh darah sekaligus menurunkan elastisitasnya. Gejala aterosklerosis yang paling mudah dikenali adalah hipertensi. Jika plak terbentuk pada dinding pembuluh darah koronaria maka angin duduk sangat mungkin terjadi. Cara mencegah plak pada pembuluh darah adalah dengan olahraga. Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan HDL atau lemak baik yang melawan kolesterol. Selain kolesterol, rokok juga diduga kuat sebagai pemicu rusaknya pembuluh darah.

Peradangan juga menjadi penyebab angin duduk. Hal ini dibuktikan dengan penemuan sejumlah sel radang seperti maltosit, limfosit, dan makrofag pada pembuluh darah. Peradangan ini tidak hanya terjadi di jantung, namun juga bisa menjalar secara sistemik. Gejala yang timbul akibat peradangan adalah mual, pusing, lesu, suhu tubuh meningkat, lemas, dan berkeringat sehingga orang awam menyebutnya masuk angin. Anggapan bahwa gejala peradangan ini disebabkan masuknya angin jahat yang harus segera dikerik agar keluar membuat mereka membuang waktu berjam-jam hanya untuk mengerik dan memijat.

Gejala Angin Duduk

Angin Duduk: Pengertian, Gejala, Pencegahan dan Penanganan

sumber gambar: aboutanginapectoris.net

Gejala angin duduk yang paling umum terjadi adalah nyeri dada sebelah kiri seperti tertindih barang berat atau terjepit. Nyeri ini bisa menjalar pada bagian lengan hingga leher. Jika tidak segera mendapat pertolongan yang tepat penderita bisa meninggal 15-30 menit kemudian. Sayangnya, masyarakat kurang memahami gejala angin duduk tersebut. Gejala lain yang juga dirasakan pasien adalah nyeri tidak berkurang saat istirahat, mual, sesak napas, dan keringat dingin. Pada penderita diabetes dan manula, gejala angin duduk tidak begitu dirasakan. Hal ini disebabkan penurunan sensitivitas saraf sehingga hanya merasa lemas.

Penanganan Angin Duduk

Penderita angin duduk bisa diselamatkan dengan penanganan yang tepat. Pemberian obat anti platelet dan anti koagulan menjadi syarat wajib penanganan. Sayangnya masih banyak rumah sakit yang kurang tanggap terhadap penyakit yang membahayakan ini. Seringkali perawat lamban dalam menangani pasien angin duduk sehingga berujung kematian. Oleh karena itu, bagi anda yang beresiko terkena serangan jantung mendadak sebaiknya membawa obat anti platelet setiap waktu.

Mencegah Angin Duduk

Penyakit yang cukup mematikan ini bisa dicegah dengan gaya hidup yang sehat seperti olahraga teratur, pola makan sehat, tidak merokok, serta menghindari stress. Bagi penderita diabetes, hipertensi, obesitas, atau keturunan penyakit jantung disarankan memeriksakan kesehatan secara teratur minimal cek darah lengkap. Kedua cara tersebut efektif untuk mencegah kematian mendadak akibat serangan jantung.



loading...
Bagikan artikel:

3 thoughts on “Angin Duduk: Ketahui Penyebab, Gejala dan Penanganannya

  1. Cemonk

    Younk as @ lu krja apaan kuli panggul di pasar .. Kalo lu krja kaayagtu otomtis ngluarin kringet di mane mne juga … Cba baca lagi postingan di atas dengan baik dan benar !

  2. arie

    young as@ saya pernah mglami ckt dr tgorokan cmpe perut….rasne ckt bgt. apkh tu gjala angn duduk?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *