Informasi dan Tips – informasitips.com

Anemia Aplastik – Penyebab, Gejala, Pemeriksaan dan Penanganan

informasitips.com – Definisi anemia aplastik adalah kegagalan sumsum tulang membentuk sel-sel darah merah sehingga tubuh mengalami kekurang sel darah merah (pansitopenia). Angka kejadian anemia aplastik sangat rendah pertahun, kira-kira 2-5 kasus/tahun/juta penduduk. Meski angka kejadian penyakit ini sangat jarang, anemia aplastik menyerang segala umur dan penyakit ini tergolong berpotensi menyebabkan kematian. Pendertia anemia aplastik tidak hanya mengalami kekurangan sel darah merah tetapi juga kekurangan sel darah putih (leukosit) sehingga penderita sangat mudah terpapar infeksi.

Penyebab Anemia Aplastik

  • Penyakit kongenital (penyakit turunan/penyakit yang dibawa sejak lahir)
    Contoh penyakit kongenital penyebab anemia aplastik adalah anemia fanconi (kelainan resesif autosomal yang ditandai dengan mutasi 13 gen sehingga menyebabkan pansitopenia, hipoplasia sumsum tulang dan instabilitas kromosom), syndrom dubowizt (pertumbuhan yang lambat ditandai dengan kekurangan hormon pertumbuhan, kelainan hipotalamus dan dislokasi kromosom), dyskeratosis congenital (disebut juga syndrom zinsser cole engman adalah kelainan bawaan progesif langka yang menyebabkan penuaan dini. Keadaan ini selain mempengaruhi sistem integumen/kulit, juga menyebabkan anomali sumsum tulang) dan syndrom pearson (disfungsi pankreas). Penyakit diatas diduga berkaitan dengan kegagalan sumsum tulang membentuk sel darah merah. Menurut Profesor DR I Made Bakta penyakit-penyakit diatas merupakan bentuk lain dari anemia aplastik.
  • Anemia Aplastik

  • Obat-obatan
    Obat seperti kloramfenicol dicurigai menjadi penyebab anemia aplastik karena obat golongan antibiotik ini mendepresi sumsum tulang belakang. Selain kloramfenicol America Medical Association mempublikasikan beberapa obat yang diduga berperan menimbulkan anemia. Contoh obat-obatan itu adalah karbama zepine, inhibitor carbonic anhydrase, azathioprine, indomethasin, imunoglobulin limfosit, penisilamine, ethosuksimide, quinacrine, obat-obat thiazide, trimethadione, probenesid, obat-obat sulfonamide dan obat-obat kemoterapi.
  • Zat kimia
    Zat kimia yang paling sering menyebabkan anemia aplastik adalah benzena (senyawa hidrokarbon aromatik), arsen (menyebabkan efek racun pada protoplasma sel tubuh manusia. Senyawa arsen sangat mudah dicerna sehingga sangat mudah pula beredar dalam darah) dan insektisida. Kandungan zat kimia diatas merupakan karsinogen yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
  • Radiasi
    Paparan radiasi dalam jangka waktu lama misal dari sinar Xray atau dampak ledakan bom nuklir dapat mengakibatkan kerusakan sel induk dan kerusakan pada sumsum tulang.
  • Infeksi
    Contoh infeksi yang dapat menyebabkan anemia aplastik adalah hepatitis C. Hepatitis C kronis menyebabkan kerusakan organ hati, empedu dan menganggu respon imunologis. Organ hati yang rusak dan tidak dapat beregenerasi menghambat proses konjugasi bilirubin.
  • Penyakit imunologis
    Pada penderita systemic lupus erythematosus (SLE), sistem kekebalan menjadi hiperaktif sehingga menyebabkan kerusakan pada kulit, paru-paru, darah, persendian, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak dan syaraf. Penderita SLE sering mengalami pansitopenia dan hipoplasia sumsum tulang.

Gejala Anemia Aplastik

Penderita anemia aplastik ditandai 3 gejala utama yaitu penurunan kadar hemoglobin normal, trombositopenia (kekurangan trombosit) dan leukopenia (kekurangan sel darah putih).

Gejala lainnya adalah pucat, mudah lelah, kehilangan nafsu makan, terjadi epitaksis (mimisan), pethikie (bintik-bintik merah dipermukaan kulit), perdarahan gusi dan hepatosplenomegali (pembengkakan organ hati dan limfa).

Pemeriksaan laboratorium Anemia Aplastik

  • Pada pemeriksaan sampel darah ditemukan bentuk eritrosit yang besar, platelet dan grnulosit mengalami penurunan. Tidak ditemukan retikulosit, limfosit dalam jumlah normal atau sedikit menurun, Mean Corpuscular Volume (MCV) meningkat.
  • Aspirasi cairan sumsum tulang
    Cairan sumsum tulang menjadi lebih encer dan berwarna lebih pucat. Pada Anemia aplastik berat, spesimen hanya menunjukkan sel darah merah, limfosit residual dan sel strome.

Penanganan Anemia Aplastik

  • Terapi suportif
    Terapi suportif misal dengan tranfusi sel darah merah atau trombosit perlu dilakukan untuk mengantikan sel darah merah yang hilang.
  • Transplantasi sumsum tulang
    Transplantasi sumsum tulang sangat baik, jika dilakukan pada saat penderita berusia kanak-kanak. Saudara kandung atau saudara kembar atau orang tua biasanya memiliki kecocokan sumsum tulang lebih besar dari pada pendonor yang tidak memiliki hubungan darah. Usia dan kecocokan sumsum tulang akan sangat menentukan keberhasilan transplantasi hingga 80%. Semakin tua usia penerima donor akan semakin meningkatkan resiko penolakan terhadap sumsum tulang pendonor.
  • Terapi imunosupresif
    Pada penderita anemia aplastik yang telah melewati masa kanak-kanak dan tidak mungkin lagi dilakukan tranplantasi sumsum tulang, terapi imusupresif dengan mengomsumsi obat, misal antithymocyte globulin, siklosporin A dan oxymethalone menjadi pilihan terbaik.


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

21 thoughts on “Anemia Aplastik – Penyebab, Gejala, Pemeriksaan dan Penanganan

  1. paskaadjie

    Ibuku meninggal karena penyakit ini..semoga orang lain yg terkena ataupun mengidap penyakit ini segera ditangani dan diobati semaksimal mungkin sehingga tidak mengakibatkan kematian…terimakasih

  2. rebeka

    papa ku meninggal karna sakit ini. apa kalau orangtua nya sudah kena,anaknya pnya potensi untuk terkena juga?

  3. diandra

    Ibuku sedang mengidap penyakit ini, mohon doanya untuk kesembukan Ibuku ya, terimakasih :’)

  4. suryadi

    mo tanya,saya sdh 2 kali transfusi darah namun pada akhirnya saya ngedrop lg, klu emng saya terdiagnosa mengalami anemia aplastik yang harus saya lakukan apa?cukup dengan istrahat bs g tnp melalui pengobataN?

  5. adi mukhtar

    Kakak ipar saya hari ini tanggal 27 juli 2013 baru saja meninggal karena penyakit langka ini. Sayang saya kemarin tdk sempat browsing ttg penyakit ini..padahal di link ini ada rekomendasi obat utk penyakit ini…semoga link ini bisa bermanfaat bagi yg lain…tks

  6. admin

    Innalillahi wa innailaihi roji’un…

    Kami turut berduka cita atas berpulangnya Kakak ipar Anda, semoga diterima di sisiNya, Aamiin….

    Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk yang lain….

  7. ugal ugil

    Neneku sekarang 15/12/13 bolak balik RS karena penyakit ini. Tp aq pikir penyakit neneku berawal dari keretakan tl. Belakang krn ada indikasi pengaputan. Tapi diatas tidak dijelaskan tentang pengaruh trauma dan pentakit ini. Mohon doanya untuk neneku, supaya diberikan jalan terbaik. Amin

  8. wahyu tri

    Malam ini 26 maret 14 meninggal dunia setelah berjuang kurang lebih 1 th melawan penyakit ini, Allah ampuni dosa2nya. Amin

  9. Edhi Santoso

    DH
    mertuaku perempuan usia 76th di indikasikan berpenyakit ini. Bagaimana cara utk memeriksa yg lebih akurat dan dengan usia beliau spt ini pengobatan apa yang baik dan sangat kecil resiko yang mungkin timbul. Mohon sara.

  10. iis_iskandar

    SEKEDAR SARAN. Ckup mlelahkn jg memang mngobati penyakit ni, sya sndri jg seorang penderita Anemia Aplastik sjak 2009. hingga saat ni pun masih berobat jalan k RSCM dan masih sering tranfusi. Tapi beberapa bulan yg lalu saya dapat saran dr ssorang yg mmbwa Istri’y yg menderita Thalasemia d RSCM. dia menyarankan saya karna rekan dia juga yg menderita penyakit Anemia Aplastik sembuh stelah mnum ramuan herbal dr Toko Obat China. Nama Toko Obat’y TOKO OBAT HAUW-HAUW. letaknya d glodok. no tlp 021683451850. prtma saya membeli obatnya Alhmdllh, swaktu saya cek up kdar Hb Saya yg biasa stiap kali cek up berada d kisaran 6/7. stelah mmnum ramuan dr toko trsbt Hb saya 8. skrg sya msih rutin membeli ramuan herbal dr toko tsb (minta doa’y y kawan). semoga sdkit cerita ni bisa mmbrikn sran kpd rekan2 yg mmiliki swdra/teman yg mmiliki skit sprt ini. Amien…

  11. dudung

    istriku meninggal karena sakit ini sudah 2 tahun yang lalu.semoga yang menderita penyakit ini bisa terobati dan sembuh berkumpul dengan keluarga tercinta.

  12. anang

    Terimakasih infonya,
    Siang tadi ibu ku melakukan bone marrow, kesimpulannya hypoplastic- aplastic marrow. apa ini sama dgn anemia plastik? Bagaimana tips berjuang utk penyakit ini?

  13. lina

    Keponakan saya didiagnosa kena penyakit ini..dan hanya bertahan satu bln setelah diagnosa…tepat 3 hari setelah ultahnya

  14. nansy

    Saya mengalami ciri-ciri yang sama dengan penyakit ini, tapi sampai sekarang saya belum berani untuk periksa ke dokter, karena saya bingung mau periksa penyakit ini di dokter spesialis apa, mohon bantuan daonya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: