Informasi dan Tips – informasitips.com

Penyakit Alzheimer

informasitips.com – Anda tentu saja pernah mendengar atau membaca mengenai penyakit Alzheimer. Anda mungkin mengenalnya sebagai penyakit lupa yang sering muncul pada orangtua. Ya, penyakit ini memang merupakan salah satu penyakit yang menyerang pada usia lebih dari 60 tahun.

Apakah sebenarnya penyakit Alzheimer? Alzheimer merupakan sebuah penyakit saraf yang bersifat degeneratif dan progresif. Artinya, penyakit saraf ini akan menyebabkan kemunduran fungsi otak yang semakin parah seiring berjalannya waktu. Bayangkanlah otak yang ukurannya semakin lama semakin mengecil dan berkerut, tentu saja fungsi-fungsi otak yang utama seperti berpikir, mengingat, dan lain-lain akan menjadi terganggu.

Penyakit ini biasanya diawali dengan hilangnya ingatan akan informasi yang masih baru, misalnya lupa menyimpan barang, lupa janji bertemu orang, hingga lupa tujuan. Dengan bertambah parahnya penyakit, maka lama kelamaan penderita dapat melupakan nama-nama anggota keluarganya atau mengalami kesulitan membaca, menulis, maupun berbicara. Selanjutnya diikuti dengan menurunnya kemampuan dalam melakukan aktivitas rutin harian, seperti menggosok gigi maupun menyisir rambut. Selain itu juga terjadi perubahan pada sikap dan perilaku. Penderita menjadi depresi, sulit tidur dan gelisah. Gejala-gejala tersebut akan semakin bertambah parah sehingga pada akhirnya menyebabkan penderita sepenuhnya bergantung kepada orang lain untuk merawat dirinya.

Alzheimer pelupa

Penyebab dari munculnya penyakit ini masih belum diketahui. Namun dari beberapa penelitian, kini diketahui faktor resiko yang berhubungan dengan berkembangnya Alzheimer, yaitu:

  • Usia
    Resiko mendapat Alzheimer meningkat 2 kali lipat setiap lima tahun setelah usia lebih 65 tahun. Namun tidak tertutup kemungkinan Alzheimer muncul pada usia lebih muda dari itu.
  • Memiliki keluarga dekat yang menderita Alzheimer.
  • Seseorang dengan Sindroma Down
  • Riwayat trauma kepala
  • Penyakit jantung dan kondisi lain yang menjadi faktor resiko penyakit jantung seperti tekanan darah yang tinggi, kolesterol tinggi, atau penyakit kencing manis yang tidak terkontrol.

Kondisi stres jangka panjang pun berpengaruh dalam berkembangnya penyakit Alzheimer. Saat stres, tubuh akan meningkatkan produksi hormon yang disebut kortisol. Jumlah hormon kortisol akan kembali normal ketika kondisi stres menghilang. Namun, pada stres jangka panjang, jumlah hormon ini akan tetap tinggi dan jika dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan gangguan fungsi sel otak.

Selain itu, radikal bebas juga disebut-sebut sebagai salah satu hal yang mempengaruhi timbulnya Alzheimer. Hal ini karena paparan radikal bebas dalam jumlah yang cukup banyak dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak.

Alzheimer adalah salah satu penyakit yang berkembang dengan lambat. Untuk berkembang, dibutuhkan waktu 8-20 tahun. Namun, penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk memperlambat laju penyakit Alzheimer, tapi prosesnya tidak akan berhenti dan kerusakan otak yang sudah terjadi tidak dapat diperbaiki lagi.

Prospek menghadapi penyakit ini memang cukup menakutkan. Walaupun bukan merupakan penyakit yang menyebabkan kematian, namun penyakit ini sangat mengurangi kualitas hidup. Bayangkan kehilangan ingatan sedikit demi sedikit sampai akhirnya lupa bagaimana melakukan kegiatan sehari-hari. Belum lagi merepotkan keluarga dan orang-orang di sekitar. Untungnya mengubah gaya hidup agar menjadi lebih sehat dan teratur dapat membantu mencegah timbulnya penyakit Alzheimer.

Pertama dengan manajemen stres yang baik. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, stres dalam jangka panjang akan memicu peningkatan hormon kortisol dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan otak. Setiap orang pasti tidak akan terhindar dari stres, namun belajarlah untuk dapat menangani stres dengan baik sehingga tidak berlangsung terlalu lama. Cara Kedua untuk mencegah munculnya Alzheimer yaitu dengan berolahraga secara teratur. Banyak manfaat yang didapatkan dari olahraga. Olahraga melancarkan aliran pembuluh darah ke otak sehingga otak mendapatkan nutrisi dan oksigen yang cukup. Selain itu olahraga juga baik untuk menurunkan resiko penyakit lain seperti jantung dan tekanan darah tinggi. Olahraga otak seperti permainan catur juga baik untuk merangsang sel-sel otak agar tetap aktif bekerja di usia lanjut. Selanjutnya dengan mengatur pola makan yang sehat dan bergizi. Kurangi makan makanan cepat saji (junk food) dan perbanyak konsumsi buah-buahan serta sayuran hijau.

Tidak sulit bukan? Mulailah ubah gaya hidup Anda dari sekarang dan cegah datangnya Alzheimer di hari nanti.

Referensi:

  1. Merrit’s Neurology, 11th edition.
  2. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/alzheimersdisease.html
  3. http://www.alzheimersprevention.org/alzheimers_disease.htm
  4. http://www.medicalnewstoday.com/articles/159442.php
Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2012


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: