Informasi dan Tips – informasitips.com

8 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

informasitips.com – Tahukah Anda bahwa tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab kematian utama di Indonesia? Tekanan darah tinggi dapat menyerang siapa saja, tak peduli umur, ras, ataupun jenis kelaminnya, siapapun bisa terserang darah tinggi. Kondisi tekanan darah tinggi atau sering disebut juga hipertensi mendatangi seseorang tanpa orang tersebut tahu bahwa dirinya sedang mengidap kondisi itu. Oleh karenanya, tekanan darah tinggi kerap disebut “silent killer”.

(Baca juga:Hipertensi (Darah Tinggi), Si Silent Killer yang Perlu Diwaspadai)

Seperti apa sebenarnya tekanan darah tinggi itu? Secara normal, darah mengalir di dalam pembuluh arteri pada tekanan tertentu. Nah, akibat kondisi-kondisi fisiologis tertentu, tekanan dalam pembuluh arteri itu dapat meningkat, sehingga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan di dalam pembuluh darah secara perlahan. Bila keadaan tersebut tidak diatasi, maka lambat laun akan terbentuk artheroma, yaitu suatu deposit lemak (yang mengeras) yang terdapat di lapisan dalam pembuluh arteri. Deposit atau tumpukan lemak yang mengeras itu akan menyebabkan tekanan darah menjadi semakin naik dari nilai normalnya. Jika keadaan tersebut tidak diatasi, maka dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya.

Cara Menurunkan Tekanan Darah

Atas dasar hal di atas, maka Kita seyogyanya harus menyadari akan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Jika tekanan darah tinggi terdeteksi, maka segeralah ambil langkah-langkah jitu untuk menurunkan kembali tekanan darah.

Berikut ini beberapa cara untuk menurunkan tekanan darah selain menggunakan bantuan medis:

  • Menurunkan Berat Badan

    Tentu saja, menurunkan berat badan adalah langkah utama yang harus Anda tempuh jika ingin menurunkan tekanan darah. Sebagai langkah pertama untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengoreksi kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Anda harus membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan-makanan sehat. Sebaiknya kurangi konsumsi makanan yang tinggi kalori. Bila ingin berat badan turun, maka jumlah kalori yang masuk (dikonsumsi) harus lebih sedikit daripada jumlah kalori yang keluar (dipakai).

  • Perbanyak Aktivitas Fisik

    Secara alami, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat menguatkan jantung serta menurunkan tekanan darah. Berolahraga secara rutin dapat melancarkan peredaran darah dalam pembuluh darah, sehingga tekanan darah dapat terjaga normal.

    Memperbanyak aktivitas fisik juga dapat membakar lebih banyak kalori, sehingga, bila kalori yang keluar lebih banyak daripada kalori yang masuk, maka berat badan dapat tetap terjaga, dan akhirnya tekanan darah juga akan tetap terjaga.

  • Kurangi Konsumsi Garam

    Mineral sodium atau natrium (Na) yang terkandung dalam garam memiliki pengaruh negatif terhadap tekanan darah. Anda harus memerhatikan konsumsi garam harian. Jaga dan batasi konsumsi garam agar tidak lebih dari 5-6 gram garam per hari, atau maksimal tidak lebih dari satu sampai satu setengah sendok teh garam per hari.

  • Jangan Konsumsi Alkohol

    Para ahli kesehatan sepakat bahwa konsumsi alkohol berdampak buruk terhadap tekanan darah. Efek alkohol terhadap tekanan darah bersifat langsung. Oleh karena itu, untuk menurunkan tekanan darah, menjauhi alcohol adalah suatu keharusan.

  • Jangan Merokok

    Layaknya alkohol, merokok juga memiliki dampak yang sangat merugikan bagi kesehatan, terutama bagi tekanan darah. Kandungan kimia di dalam rokok dan tembakau bersifat destruktif (menghancurkan) terhadap dinding arteri, sehingga akhirnya bisa memengaruhi tekanan darah.

  • Kurangi atau Hindari Stres

    Keadaan stres yang dialami tubuh dapat memicu naiknya tekanan darah, serta berakibat buruk bagi kesehatan tubuh secara umum. Latihan yang melibatkan kegiatan menghirup nafas dalam-dalam dapat membantu untuk lebih rileks dan terhindar dari stres, contoh kegiatannya yang bisa Anda lakukan adalah yoga, tai chi dan meditasi. Bila tak terbiasa dengan latihan-latihan di atas, Anda dapat melakukan hal sederhana, namun efektif untuk menghindari stres, yaitu perbanyak bersyukur dan berpikiran positif.

  • Tingkatkan Konsumsi Potassium (Kalium)

    Tidak seperti natrium, konsumsi mineral kalium justru berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah. Mereka yang lebih banyak mengonsumsi kalium memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang sedikit mengonsumsi kalium. Beberapa sumber kalium yang dengan mudah dapat diperoleh adalah dari pisang, alpukat, semangka, jeruk, kentang serta bayam.

  • Konsumsi Bawang Putih

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah sistole dan diastole. Tekanan darah sistole adalah tekanan dalam pembuluh darah ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sedangkan tekanan diastole adalah tekanan di dalam pembuluh darah ketika jantung berada dalam fase istirahat di antara tiap detakan. Jika tekanan darah Anda 120/80 mmHg, maka yang bagian atas, yaitu 120, merupakan tekanan sistole dan bagian bawah, yaitu 80, merupakan tekanan diastole.

Itulah beberapa tips dan cara yang bisa dilakukan untuk mengontrol dan menurunkan tekanan darah. Selain menerapkan cara-cara di atas, jangan lupa juga ya untuk selalu mengontrol tekanan darah secara rutin agar kondisinya bisa selalu terpantau.

——

Baca juga:
Penyakit Hipertensi (Darah Tinggi)

Hipertensi Saat Hamil



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *