Home » Kehamilan » 12 Penyebab Infertilitas (Ketidaksuburan) Pria

12 Penyebab Infertilitas (Ketidaksuburan) Pria

Oleh Informasitips.com on August 31, 2010 in Kehamilan, Kesehatan - No comments

Penyebab infertilitas ketidaksuburan priainformasitips.com – Pasangan yang sehat dan subur memiliki peluang berhasil melakukan pembuahan (konsepsi) selama masa subur sekitar 20 – 30 % tiap bulannya. Diperlukan hanya satu sel telur wanita dan sel sperma dari pria agar pembuahan bisa terjadi. Namun, sel sperma yang mampu mencapai dan membuahi sel telur haruslah sel sperma yang sehat dan berkualitas. Bila selama lebih dari setahun mencoba untuk mendapatkan kehamilan namun belum juga membuahkan hasil, Anda harus curiga akan kemungkinan adanya masalah infertilitas/ketidaksuburan.

Masalah infertilitas/ketidaksuburan bukan hanya dialami oleh wanita, namun kemungkinan besar juga dialami oleh pria. Masalah ketidaksuburan pada pria penyebabnya bisa bermacam-macam. Berikut 12 penyebab infertilitas (ketidaksuburan) pria:

  1. Masalah hormonal
    Gangguan hormonal biasanya merupakan faktor utama penyebab infertilitas/ketidaksuburan. Produksi sperma laki-laki diatur oleh hormone seksual pria. Apabila terjadi gangguan atau masalah hormonal maka hormone gonadotrofin akan turun dan produksi sperma pun juga akan menurun. Sperma yang sedikit jumlahnya biasanya juga disebabkan karena kekurangan hormone testosterone.
  2. Penyakit menular seksual
    Penyakit menular seksual (PMS) akan mempengaruhi kemampuan pria dalam menghasilkan sperma yang sehat. Infeksi kelamin seperti gonore dan chlamidia menurunkan motilitas (kemampuan gerak) sperma dan juga memengaruhi organ-organ reproduksi pria. Selain itu, PMS juga dapat menyebabkan tersumbatnya saluran sel sperma dan peradangan pada prostat dan saluran kencing pria.
  3. Varikokel
    Varikokel merupakan kondisi terjadinya pembengkakan/pelebaran pembuluh darah sekitar buah zakar pria, yang disebabkan karena suhu testis yang tidak normal. Suhu testis yang meningkat tersebut akan menurunkan jumlah produksi dan kualitas sel sperma pria.
  4. Kriptorkismus
    Kriptorkismus adalah kondisi ketika seorang pria memiliki testis yang tidak turun. Normalnya, testis bergerak turun ke dalam skrotum/buah zakar.

    Sementara pada kasus testis yang tidak turun tidak bisa menghasilkan sperma karena masih di dalam tubuh yang suhu/temperaturnya jauh lebih tinggi daripada di dalam skrotum.

  5. Gangguan ereksi
    Gangguan ereksi merupakan disfungsi seksual yang disebabkan karena berbagai faktor fisik dan psikis. Gangguan ini dapat mengganggu kesuburan dan menyebabkan infertilitas tentunnya karena ketidakmampuan dalam bereksi dan berejakulasi. Tentunya akan sangat sulit mengharapkan terjadinya kehamilan dalam kondisi seperti ini.
  6. Penyumbatan pembuluh sperma
    Sperma diproduksi di dalam testis. Selama ejakulasi, sperma bergerak melalui sejumlah saluran kecil yang disebut epididimis, dan kemudian bergerak melewati saluran yang lebih besar, disebut vas deferens. Penyumbatan pembuluh/saluran sperma setelah seorang pria menjalani vasektomi atau operasi misalnya dapat menimbulkan masalah ketidaksuburan pada pria.
  7. Orgasme kering
    Orgasme kering adalah kasus tertentu dimana seorang pria mengalami orgasme tanpa ejakulasi. Hal ini biasa disebut ejakulasi yang surut karena cairan semen/air mani justru memasuki kandung kemih.
    Penyebabnya bisa karena beberapa obat-obatan tertentu, operasi, kondisi tertentu seperti diabetes, dan multiple sclerosis (peradangan jaringan saraf yang menimbulkan gangguan pada otak dan sumsum tulang belakang).
  8. Antibodi
    Kadang-kadang, infertilitas atau ketidaksuburan pada pria diakibatkan adanya antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk menonaktifkan aktivitas sperma. Hal ini sering terjadi setelah vasektomi. Bila sperma kehilangan aktivitasnya, bagaimana bisa untuk membuahi sel telur?
  9. Operasi
    Pasca opersi jaringan prostate sering timbul sejumlah masalah seperti masalah disfungsi ereksi, ketidaksuburan, dan inkontinensia (tidak bisa menahan kencing).
  10. Zat kimia berbahaya dan beracun
    Zat-zat kimia berbahaya yang bisa menyebabkan ketidaksuburan atau infertilitas misalnya timbal dan pestisida, benzene, zat yang terkandung dalam repelan obat anti nyamuk, dan lain-lain yang tidak hanya mengganggu produksi sperma, tetapi juga dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang cukup serius.
  11. Mandi air panas
    Suhu yang terlalu panas tidak baik untuk testis. Karena dapat merusak sperma dan menyebabkan kemandulan laki-laki. Mandi air panas atau memakai pakaian terlalu ketat akan meningkatkan suhu di skrotum, yang dapat menurunkan jumlah sperma. Bila jumlah sperma menurun maka kemungkinan untuk membuahi sel telur juga akan semakin kecil.
  12. Alkohol dan Merokok
    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan seperti merokok atau obat-obatan dan penggunaan tembakau memberikan pengaruh negatif terkait kesuburan pria. Penggunaan ganja, tembakau dan heroin menyebabkan jumlah sperma berkurang dan meningkatkan risiko memiliki sperma yang abnormal.

Itulah 12 penyebab umum yang sering menimbulkan masalah infertilitas pada pria. Semoga bermanfaat.
(ST)











Tentang Penulis

admin

Kami adalah Admin informasitips.com. Kami harap artikel-artikel di blog ini bisa berguna untuk Anda. Kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada pembaca setia informasitips.com

homeWebsite Penulis|archiveArsip Penulis



Untuk Berlangganan Artikel Kami, Tulis Email Anda Pada Form di Bawah ini.

Jangan Lupa Cek Email Anda Setelahnya. Terimakasih



Post Comment

© 2012 Informasi dan Tips oleh Informasitips.com. All rights reserved. Icons by Komodo Media.