Informasi dan Tips – informasitips.com

10 Makanan Penyebab Migrain

informasitips.com – Migrain atau sakit kepala sebelah memang terasa lebih menjengkelkan daripada sakit kepala biasa. Bahkan terkadang tidak selalu dapat diatasi dengan obat pereda sakit kepala biasa. Alhasil penderita migrain akan merasa sangat tersiksa sebelum rasa sakit itu reda. Selain rasa sakit, akan timbul pula perasaan mual, tegang otot, nyeri di bagian wajah, sensitif terhadap cahaya dan bunyi, serta tubuh gemetar. Dalam kasus tertentu, penderita migrain beresiko mengalami stroke dan penyakit jantung.

Karena efeknya cukup serius terhadap kesehatan, maka perlu bagi setiap orang menghindari beberapa hal yang dapat memicu timbulnya migrain, misalnya stress, bergadang terlalu sering, mengonsumsi alkohol, terpapar radiasi komputer atau lampu yang terlalu terang dalam jangka waktu lama. Selain itu, kita juga perlu untuk menjaga dan memerhatikan makanan yang kita konsumsi. Sebab makanan dapat menjadi pencetus timbulnya suatu penyakit tertentu, termasuk migrain.

Agar migraine tidak mudah menyerang, sebaiknya batasi konsumsi makanan-makanan berikut ini:

  1. Makanan berpenyedap rasa
    Penyedap rasa mengandung monosodium glutamat. Senyawa ini merupakan senyawa yang berkontribusi besar untuk menyebabkan migrain, terlebih lagi bila penyedap rasa digunakan dalam jumlah yang cukup banyak. Bukan hanya sebagai pencetus migrain saja, penyedap rasa juga diyakini dapat memicu timbulnya penyakit-penyakit lain yang lebih berbahaya, seperti penyakit kanker dan ginjal. Selain makanan berpenyedap rasa tinggi, hindari pula makanan dengan kadar garam tinggi, karena makanan ini juga dapat menjadi pencetus timbulnya migrain.

  2. Keju
    Banyak yang meyakini bahwa keju sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari karena terdapat kandungan susu di dalamnya. Namun jangan keliru, konsumsi keju setiap hari justru akan menyebabkan terjadinya migrain. Keju sangat tinggi akan kandungan tiramin, yaitu senyawa yang dapat menjadi pencetus timbulnya migrain. Sebaliknya, makanan bebas (rendah) tiramin sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh mereka yang sedang menderita sakit kepala.

    Beberapa jenis keju yang tinggi kandungan tiramin, diantaranya adalah keju biru, keju brie, keju cheddar, keju feta, keju stilton, keju mozzarella, dan keju swiss. Selain keju, beberapa jenis makanan lain yang tinggi kandungan tiramin juga perlu dihindari, contohnya adalah jenis makanan kalengan, daging kalengan yang diproses, kismis, minuman beralkohol anggur merah, coklat, buah-buahan yang asam, dan beberapa jenis kacang-kacangan.

  3. Makanan fermentasi
    Cara alami mengobati migren (sakit kepala sebelah)

    Mengonsumsi makanan fermentasi akan menyebabkan migraine semakin parah. Sebab, kadar asam yang ditimbulkan dari makanan fermentasi akan membuat saraf dalam kepala semakin bekerja keras, membengkak, dan akan semakin fatal apabila saraf tersebut pecah. Kurangilah mengonsumsi tape, anggur merah, dan air nira bila tidak ingin memperburuk kondisi migrain.

  4. Minuman beralkohol
    Bir, anggur merah (red wine) dan jenis minuman beralkohol lainnya banyak mengandung tiramin, senyawa alami dalam makanan yang bisa menyebabkan migrain. Minuman beralkohol dapat menyebabkan dehidrasi, kalah satu kondisi utama yang bisa menyebabkan timbulnya migrain.

  5. Makanan/minuman mengandung Kafein
    Ada satu fakta menarik tentang kafein. Bagi orang-orang yang sensitif terhadap kafein, makanan/minuman mengandung kafein (misalnya kopi, teh, coklat, minuman soda) dapat menjadi pencetus timbulnya rasa pusing dan sakit kepala. Namun, di sisi lain, berlaku bagi beberapa orang, ternyata kafein bisa digunakan sebagai salah satu zat untuk meringankan keluhan sakit kepala. Cukup unik ya. Rupanya, respon tubuh seseorang terhadap kafein berbeda-beda. Jadi, bila Anda termasuk orang yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya hindari makanan/minuman yang mengandung kafein agar tidak timbul sakit kepala sebelah (migrain).

  6. Manisan
    Banyak yang keliru dengan pendapat mengonsumsi manisan buah-buahan akan membuat tubuh semakin sehat. Buah-buahan memang bermanfaat, namun sebaiknya pilihlah buah-buahan segar yang tidak diolah dan ditambahkan zat pemanis buatan. Sebagian besar manisan dibuat dengan menambahkan pemanis buatan/sakarin yang tidak baik untuk tubuh, terutama otak. Bila terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan seperti aspartam misalnya, maka resiko terjadinya migraine pun akan semakin besar.

  7. Makanan berpengawet
    Hampir seluruh makanan yang dijual di swalayan adalah makanan berpengawet. Daging dan ikan kalengan misalnya. Meskipun praktis, namun penggunaan bahan pengawet pada makanan memicu terjadinya migrain hingga kanker otak. Makanan berpengawet, berpemanis, mengandung pewarna non alami, dan mengandung zat-zat aditif lainnya banyak mengandung nitrit, senyawa kimia yang dapat melebarkan pembuluh darah yang dapat menimbulkan rasa sakit kepala pada sebagian orang. Untuk itu, hindari (kurangi) jenis makanan yang banyak mengandung bahan-bahan pengawet, dan zat-zat aditif lainnya karena dapat menyebabkan migrain.

  8. Ragi
    Penggunaan ragi secara berlebihan terhadap beberapa jenis produk roti-rotian pun akan memperbesar resiko terjadinya migrain. Contohnya: donat, French bread, dan pizza.

  9. Coklat
    Sebuah penelitian tentang kesehatan mengemukakan bahwa coklat berperan besar untuk relaksasi tubuh, termasuk mengendurkan saraf-saraf yang menegang. Namun kenyataannya, senyawa dalam coklat justru menyebabkan kontraksi pembuluh darah sehingga timbullah migrain. Coklat mengandung tiramin, senyawa yang bisa menyebabkan migrain.

  10. Kacang-Kacangan
    Hati-hati bila mengonsumsi kacang almond dan pistachio. Sekalipun kacang almond dan pistachio dipercaya bermanfaat untuk kesehatan kulit dan rambut, namun nyatanya kacang almond dan pistachio dapat menyebabkan terjadinya migrain. Bila ingin mengonsumsi kacang-kacangan tersebut, jagalah agar porsinya tidak berlebihan dan barengi dengan minum air putih hangat.

Nah, itulah beberapa daftar makanan yang harus dibatasi pengonsumsiannya jika tidak ingin terserang migrain. Semoga bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *